Zulkarnain
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEJAHATAN NARKOTIKA PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM : (Studi Komparatif Di Indonesia Dan Malaysia) Nawa Bathuta; Zulkarnain
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 1 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i1.935

Abstract

Kejahatan narkotika merupakan kejahatan transnasional yang berdampak luas terhadap ketertiban sosial dan keamanan negara. Indonesia dan Malaysia sebagai negara mayoritas Muslim memiliki pendekatan yang khas dalam penanggulangan kejahatan ini, baik dari aspek hukum positif maupun hukum pidana Islam. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kebijakan hukum pidana serta penerapan prinsip-prinsip hukum pidana Islam dalam menanggulangi kejahatan narkotika di kedua negara. Di Indonesia, pendekatan hukum pidana menekankan sistem ganda berupa pembedaan antara pecandu yang direhabilitasi dan pengedar yang dikenai sanksi berat, sedangkan Malaysia cenderung menggunakan pendekatan represif dengan hukuman mati, meskipun telah terjadi reformasi melalui penghapusan hukuman mati mandatori pada tahun 2023. Dari perspektif hukum pidana Islam, kedua negara masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan prinsip hukum islam dan pemidanaan berbasis maslahat secara komprehensif ke dalam sistem perundang-undangan positif. Penelitian ini menunjukkan bahwa sinergi antara hukum positif dan hukum pidana Islam berpotensi menjadi pendekatan yang lebih humanis, preventif, dan berkeadilan dalam menghadapi kejahatan narkotika, selama implementasinya dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan reformasi kebijakan berbasis syariat islamĀ  serta penguatan sistem rehabilitasi,danĀ  penegakan hukum.