Serly Agustina
UIN Raden Intan Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAN MODEL INSIDE OUTSIDE CIRCLE DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: STUDI QUASI-EKSPERIMEN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SMK Serly Agustina; Muhammad Akmansyah; Waluyo Erry Wahyudi
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 3 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Maret 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i3.1348

Abstract

Minat belajar peserta didik merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), namun dalam praktiknya pembelajaran masih didominasi metode ekspositori yang cenderung membatasi partisipasi aktif peserta didik. Selain itu, penelitian yang mengintegrasikan pembelajaran kooperatif dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dalam konteks PAI pada pendidikan kejuruan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran berdiferensiasi melalui model Inside Outside Circle (IOC) terhadap minat belajar PAI peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental post-test only control group. Sampel penelitian terdiri dari 60 peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Kotabumi yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data minat belajar dikumpulkan melalui angket yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test, serta dilengkapi dengan analisis effect size menggunakan Cohen’s d untuk mengetahui kekuatan pengaruh perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05), dengan rata-rata minat belajar kelompok eksperimen sebesar 70,20 dan kelompok kontrol sebesar 51,43. Perhitungan effect size menghasilkan nilai Cohen’s d sebesar 3,96 yang menunjukkan kategori pengaruh sangat besar. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran berdiferensiasi dengan model IOC secara signifikan dan kuat meningkatkan minat belajar peserta didik. Oleh karena itu, strategi ini dapat menjadi alternatif pedagogis yang efektif untuk menciptakan pembelajaran PAI yang lebih interaktif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik, khususnya pada konteks pendidikan kejuruan.