Nabila Khaerunnisa
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tradisi Mappalili sebagai Penguat Solidaritas Sosial Petani di Desa Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang Rinaldi Rinaldi; Lukman Ismail; Suardi Suardi; Syarifuddin Syarifuddin; Muhammad Afdal; Nabila Khaerunnisa
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 4 (2026): (MAY) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/py4s4v47

Abstract

Tradisi Mappalili merupakan salah satu bentuk kearifan lokal Suku Bugis yang masih dipertahankan oleh masyarakat agraris di Desa Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis prosesi ritual Mappalili dan kontribusinya dalam meningkatkan solidaritas sosial di kalangan petani di tengah arus modernisasi pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan petani, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Mappalili bukan sekadar ritual mekanis penanda dimulainya musim tanam (turun sawah), melainkan sebuah instrumen perekat sosial. Solidaritas sosial yang terbangun termanifestasi dalam tiga tahapan utama: pra-acara melalui musyawarah mufakat (tudang sipulung), pelaksanaan melalui gotong royong pembersihan saluran irigasi dan ritual doa, serta pasca-acara melalui makan bersama (sokko dan pallise). Nilai-nilai kebersamaan, kesetaraan, dan keterikatan emosional dalam tradisi ini berhasil meminimalisir potensi konflik horizontal antar petani terkait pembagian air irigasi dan batas lahan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa berbasis integrasi sosial.