Peran gereja dalam masa perjuangan kemerdekaan Indonesia merupakan aspek penting yang sering kali kurang mendapat perhatian dalam kajian sejarah dan teologi. Pada masa kolonial, gereja tidak hanya berperan dalam bidang rohani, tetapi juga terlibat dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan yang secara tidak langsung mendukung tumbuhnya kesadaran nasional. Namun, adanya hubungan gereja dengan kekuasaan kolonial menimbulkan pertanyaan mengenai posisi dan kontribusi gereja dalam perjuangan kemerdekaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gereja dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya dalam membangun nasionalisme, pendidikan, pelayanan sosial, serta keterlibatan tokoh-tokoh gereja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, yaitu dengan menganalisis berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan dokumen sejarah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja memiliki peran yang signifikan dalam membentuk kesadaran nasional, meningkatkan pendidikan, memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan, serta berkontribusi melalui tokoh-tokohnya, meskipun menghadapi tantangan akibat keterkaitannya dengan sistem kolonial. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada pendekatan yang mengintegrasikan perspektif historis, sosial, dan teologis dalam memahami peran gereja secara lebih menyeluruh. Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kontribusi gereja dalam pembentukan identitas bangsa serta mendorong gereja masa kini untuk tetap aktif dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.