Yusmanto Yusmanto
Departemen Pendidikan Masyarakat FIP Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Ekonomi Kreatif dalam Mewujudkan Kemandirian Masyarakat di Desa Jayi Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka Asep Saepudin; Iip Saripah; Yusmanto Yusmanto; Jaenal Mutakin; Ani Rindiani
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Masyarakat (community development) sebagai strategi pembangunan nasional dalam rangka pemberdayaan (empowerment) masyarakat, merupakan hal penting yang bertujuan menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan potensi yang dimilikinya sehingga mampu memiliki kemampuan adaptasi sesuai berkembangnya zaman. Untuk itu, pemberdayaan (empowerment) merupakan suatu proses tindakan sosial yang dilakukan baik oleh individu, keluarga, kelompok, masyarakat maupun organisasi pendamping dalam rangka pencapaian indeks pembangunan manusia (Human Development Indeks) yang berkualitas. Berdasarkan alur pemikiran tersebut, maka diperlukan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan ekonomi kreatif bagi anggota masyarakat petani untuk mendukung percepatan peningkatan pendapatan masyarakat khususnya di Desa Jayi Kec. Sukahaji, Kab. Majalengka. Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen dan mahasiswa program studi masyarakat terhadap para petani melalui tahapan persiapan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Hasil akhir dari kegiatan pelatihan adalah adanya peningkatan kesadaran masyarakat tentang masalah yang dihadapinya dan potensi yang dimilikinya sehingga muncul kesiapan masyarakat sekitar untuk mendapatkan intervensi edukasi (education intervention) dalam rangka peningkatan pengetahuan (cognitive), sikap (afektif) dan keterampilan (skills) anggota masyarakat sebagai peserta pelatihan.