Desak Putu Parmiti
Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tari Maskot sebagai Media Internalisasi Nilai Tri Hita Karana dalam Perspektif Filsafat Pendidikan di Sekolah Menengah Pertama: Mascot Dance as a Medium for Internalizing Tri Hita Karana Values ​​from the Perspective of Educational Philosophy in Junior High Schools I Made Suwamba; I Nyoman Jampel; Desak Putu Parmiti; Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v8i1.109070

Abstract

Pendidikan karakter berbasis budaya lokal menjadi urgensi di tengah tantangan modernisasi dan kecenderungan pendekatan yang masih normatif. Dalam konteks Bali, Tri Hita Karana yang menekankan keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan (parhyangan), sesama manusia (pawongan), dan lingkungan (palemahan) relevan sebagai kerangka pendidikan holistik. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Tari Maskot sebagai media internalisasi nilai Tri Hita Karana di SMPN 2 Tegallalang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan orientasi interpretatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan studi literatur, lalu dianalisis melalui reduksi data, kategorisasi tematik, dan interpretasi reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Maskot berfungsi sebagai medium pembelajaran berbasis pengalaman (embodied learning). Nilai parhyangan terinternalisasi melalui pengalaman estetis-spiritual dalam latihan dan pementasan; nilai pawongan melalui kerja kolektif dan harmoni sosial; serta nilai palemahan melalui pembiasaan kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Tari Maskot tidak sekadar kegiatan seni, melainkan media pedagogis integratif yang menyatukan dimensi spiritual, sosial, dan ekologis dalam pembentukan karakter peserta didik