Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Political Communication Gaps in Palembang’s Smart City: Barriers to Policy Dissemination Nopriawan Mahriadi; Arif Ardiansyah; Desi Aryani; Ardiansyah Ardiansyah; Budi Santoso
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i3.484

Abstract

Background: Smart City initiatives in developing countries often emerge as important responses to the challenges of urbanization, but often fail due to communication barriers specifically, policies that are not understood or engaged by the public. This study argues that a key barrier lies in the communication gap between policymakers and the public, with a focus on the Smart City initiative in Palembang. The study aims to investigate how the lack of clear policy communication and limited public engagement hinder these initiatives. Methods: This study analyzed policy documents using a qualitative approach, emphasizing the communication gap. Results: The main findings are that problems in communication flow, clarity, and consistency, particularly in vertical communication within government, and the lack of government digital outreach at the sub-district level, prevent effective public feedback and social adoption of smart technologies. Conclusions: This study highlights that a core challenge hindering Smart City projects in the developing country context is inadequate communication, which hinders public understanding and policy feedback. This study serves as a foundation for city governments, policymakers, and public administration professionals to develop more inclusive communication strategies, promote digital literacy, and foster responsive governance.
Strategi Komunikasi Lingkungan PT Satria Bahana Sarana dalam Pengendalian Air Asam Tambang Kholidiansyah Kholidiansyah; Icuk M Sakir; Arif Ardiansyah; Budi Santoso
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.17273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi lingkungan yang dilakukan oleh PT Satria Bahana Sarana dalam mengimplementasikan dimensi Corporate Social Responsibility (CSR), khususnya terkait distribusi risiko dan dampak kesehatan Air Asam Tambang (Acid Mine Drainage/AMD), serta untuk memahami proses, dinamika, dan makna dialog partisipatif yang dibangun bersama masyarakat dalam upaya memperoleh legitimasi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Satria Bahana Sarana menerapkan strategi komunikasi lingkungan yang bersifat terbuka, edukatif, dan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan, serta komunikasi langsung di lapangan. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko lingkungan dan dampak kesehatan akibat AMD, sekaligus memperkenalkan upaya pengendalian yang dilakukan perusahaan. Selain itu, dialog partisipatif yang dibangun berlangsung secara dua arah melalui forum formal dan interaksi informal, yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, penyampaian aspirasi, serta klarifikasi dari pihak perusahaan. Dinamika dialog tersebut mencerminkan keterlibatan aktif masyarakat dan respons perusahaan terhadap berbagai isu lingkungan, sehingga menciptakan komunikasi yang transparan dan akuntabel. Makna dialog partisipatif bagi perusahaan adalah sebagai sarana membangun kepercayaan dan memperoleh legitimasi sosial, sementara bagi masyarakat sebagai media untuk memahami kondisi lingkungan dan berpartisipasi dalam pengawasan.