This Author published in this journals
All Journal Lateralisasi
Bintang Agustina Pratiwi
Universitas Pekalongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LOKUSI, ILOKUSI, PERLOKUSI PADA IKLAN LAYANAN POLITIK PILKADA 2024 DI PEKALONGAN DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Bintang Agustina Pratiwi; Fahrudin Eko Hardiyanto
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menjelaskan bentuk-bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terdapat dalam iklan layanan politik pada Pilkada 2024 di wilayah Pekalongan, serta menganalisis relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi kutipan tuturan dari berbagai media kampanye politik, seperti baliho, spanduk, media sosial, dan video kampanye. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tuturan dalam iklan politik memuat ketiga jenis tindak tutur: lokusi dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi secara eksplisit, ilokusi untuk menyampaikan ajakan, saran, atau pengumuman, dan perlokusi untuk memberikan pengaruh terhadap sikap, perasaan, maupun perilaku masyarakat. Secara keseluruhan ditemukan 30 data lokusi, 35 data ilokusi, dan 20 data perlokusi. Ketiga jenis tindak tutur ini memainkan peran penting dalam membentuk citra calon dan memengaruhi pandangan masyarakat. Temuan ini menunjukkan potensi pedagogis yang kuat, yakni iklan politik dapat dijadikan sebagai materi ajar kontekstual dalam pembelajaran teks persuasi, literasi media, serta analisis wacana di tingkat SMA. Pemanfaatan materi autentik dari lingkungan sosial-politik siswa diyakini dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta pemahaman mereka terhadap fungsi bahasa dalam konteks kehidupan sehari-hari.