Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat akibat perubahan gaya hidup masyarakat, seperti kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, dan rendahnya kesadaran dalam pencegahan penyakit. Upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat dalam pencegahan DM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat melalui edukasi kesehatan dan urban farming dalam pencegahan Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui edukasi kesehatan, demonstrasi senam diabetes, senam kaki, pelatihan urban farming, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 28–29 April 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 52 orang. Pengetahuan peserta diukur menggunakan Diabetes Knowledge Test (DKT), sedangkan perilaku self-management dinilai menggunakan Diabetes Self-Management Assessment (DSMA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 19,23% menjadi 57,69%, sedangkan perilaku self-management kategori baik meningkat dari 15,38% menjadi 51,92%. Selain itu, masyarakat mulai menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik rutin, pengaturan pola makan, dan pemanfaatan pekarangan rumah untuk urban farming. Program ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan DM sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga. Green exercise dan urban farming dapat menjadi strategi promotif dan preventif berbasis komunitas dalam pencegahan Diabetes Melitus secara berkelanjutan.