Muhammad Ala'uddin
Universitas Qomaruddin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kerjasama Bagi Hasil Petani Tambak pada Akad Muzara'ah (Studi Kasus pada Petani Tambak di Desa Tajung Widoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik) Nuzulus Sakinah; Muhammad Ala'uddin; Niswatun Hasanah
Al-Muzdahir : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2026): Juli : Al-Muzdahir : Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/ekis.v8i2.3384

Abstract

The profit-sharing cooperation practice in pond farming in Tajung Widoro Village, Bungah District, Gresik Regency, has been carried out for generations and is based on verbal agreements without written contracts. This study aims to describe the mechanism of profit-sharing cooperation among fish pond farmers and to analyze its conformity with the muzara'ah contract. The research employed a qualitative approach with a descriptive-analytical research type, using in-depth interviews with pond owners, pond managers, a community leader, and a religious leader, supported by direct field observation. The findings indicate that the profit-sharing cooperation in Tajung Widoro Village is conducted verbally with profit-sharing ratios of 75:25 and 90:10. All production capital is borne by the pond owners, and there is a practice known as Welasan, a voluntary contribution given to managers when crop failure occurs. Overall, the practice fulfills the pillars and conditions of the muzara'ah contract according to the perspective of Islamic jurisprudence (fiqh muamalah), while Welasan is best understood as a form of shadaqah reflecting social concern and mutual assistance (ta'awun) within the pond farming community
JUAL BELI BIBIT UDANG DENGAN SISTEM TAKARAN DALAM PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH: Studi Kasus Di Desa Purwodadi Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik Muhammad Syadidul Itqon; Muhammad Ala'uddin; Muhammad Shaiful Umam
ESA Vol 7 No 2 (2025): AGUSTUS
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU SYARIAH ABU ZAIRI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58293/esa.v7i2.133

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik penjualan benur udang vannamei di Desa Purwodadi, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, yang menggunakan satuan taksiran yang dikembangkan secara lokal yang disebut rean (sekitar 5.000 ekor udang per bungkus), sebagai pengganti alat ukur konvensional seperti timbangan. Sistem yang umum digunakan oleh petambak udang lokal ini mengandalkan taksiran visual selama proses transaksi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi kritis, penelitian ini menganalisis keabsahan praktik ini dari perspektif yurisprudensi perdagangan Islam ( fiqih muamalah ). Temuan penelitian menunjukkan bahwa transaksi dengan sistem rean tetap sah menurut hukum Islam sepanjang memenuhi rukun dan syarat akad jual beli, seperti kejelasan objek, kerelaan bersama, dan kecakapan hukum kedua belah pihak. Praktik ini tergolong bai' juzaf, yaitu jual beli yang sah berdasarkan taksiran dan dianggap 'urf shahih karena lazim di masyarakat dan sesuai dengan prinsip syariah. Studi ini menekankan perlunya pendekatan yurisprudensial yang fleksibel untuk memastikan nilai-nilai hukum Islam tetap relevan secara kontekstual dalam praktik ekonomi berbasis masyarakat.