Penguasaan bahasa Inggris sangat krusial bagi siswa sekolah dasar dalam menghadapi tantangan global, namun banyak siswa mengalami kesulitan belajar akibat rendahnya motivasi dan partisipasi aktif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas metode Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan prestasi serta keterlibatan siswa, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, dan menganalisis perkembangan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan pendekatan kontekstual. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam beberapa siklus, mencakup empat tahapan utama: perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode CTL secara signifikan mampu meningkatkan keterlibatan aktif dan prestasi belajar bahasa Inggris siswa, yang dibuktikan dengan kenaikan nilai rata-rata kelas serta persentase ketuntasan belajar dari prasiklus hingga siklus terakhir yaitu dari 55% menjadi 85%. Selain itu, siswa merespons positif proses pembelajaran karena materi dihubungkan langsung dengan kehidupan nyata mereka. Dengan demikian, metode CTL terbukti efektif sebagai solusi perbaikan pembelajaran bahasa Inggris yang berkelanjutan di sekolah dasar.