Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa terhadap materi akhlak terpuji yang terlihat dari kurang optimalnya kemampuan siswa dalam memahami, menjelaskan, dan mengimplementasikan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana ditunjukkan oleh data pra tindakan dengan persentase ketuntasan belajar hanya 40% dan nilai rata-rata 65. Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai nilai-nilai akhlak terpuji melalui penerapan metode Mind Mapping pada 25 siswa kelas V MI Roudlotul Mustashlihin, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi aktivitas siswa dan guru, tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda dan uraian, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Mind Mapping memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman siswa mengenai nilai-nilai akhlak terpuji. Persentase ketuntasan belajar meningkat secara bertahap dari 40% pada pra tindakan menjadi 72% pada Siklus I dengan nilai rata-rata 76, dan mencapai 88% pada Siklus II dengan nilai rata-rata 86. Peningkatan tersebut turut didukung oleh meningkatnya keaktifan dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penyajian materi dalam bentuk peta pikiran membantu siswa memahami keterkaitan antarkonsep secara lebih mudah, sistematis, dan bermakna. Berdasarkan temuan tersebut, penerapan metode Mind Mapping efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai akhlak terpuji dan mendukung pembentukan karakter peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah.