Noor Efni
Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Peer-to-Peer Berbasis Komunitas dalam Penanggulangan HIV/AIDS pada Kelompok Berisiko Tinggi Rumyeni Rumyeni; Noor Efni; Ringgo Eldapi Yozani; Arina Himatul Husna; Denisa Nurmalia
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 15 No 2 (2026): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v15i2.10032

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi tantangan kesehatan global dimana Indonesia menempati peringkat ke-14 dunia dalam jumlah Orang Dengan HIV (ODHIV). Pendekatan komunikasi kesehatan konvensional yang bersifat top-down terbukti kurang efektif menjangkau kelompok berisiko tinggi seperti Pekerja Seks Perempuan (PSP) dan Lelaki Seks Lelaki (LSL). Komunikasi peer-to-peer merupakan strategi penting dalam penanggulangan HIV/AIDS pada kelompok berisiko tinggi dimana terdapat kedekatan emosional dan kepercayaan di antara sesama anggota komunitas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jaringan komunikasi, pengalaman komunikasi, serta kebutuhan dan preferensi komunikasi peer-to-peer pada kelompok berisiko tinggi di Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 4 orang informan dari kelompok berisiko tinggi, dan 5 orang stakeholder melalui FGD. Penelitian dilakukan di Kota Pekanbaru selama bulan Agustus-Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan komunikasi pada PSP bersifat personal-individual dengan struktur berpusat pada mami atau mucikari, sementara LSL membentuk jaringan berbasis virtual-komunal dengan figur "ayam" sebagai koordinator. Pengalaman komunikasi peer-to-peer menciptakan hubungan non-judgmental, meskipun terdapat tantangan privasi dan conflict of interest. Kebutuhan komunikasi mencakup pendekatan bertahap, sensitivitas konteks, dan dukungan berkelanjutan.