Panut Setiono
Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Desain Model Pembelajaran Experiential Learning untuk Menginternalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi Panut Setiono; Yuli Amaliyah; Devy Sefiana Putri
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i2.498

Abstract

Penerapan Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi masih berorientasi pada penguasaan konten sehingga belum sepenuhnya mampu menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara kontekstual pada mahasiswa. Kondisi ini menuntut adanya strategi pembelajaran yang lebih reflektif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan keilmuan. Artikel ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual desain pembelajaran Experiential Learning yang dimodifikasi untuk meningkatkan internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila. Kajian ini menggunakan pendekatan studi konseptual kualitatif melalui telaah sistematis terhadap literatur Experiential Learning, pendidikan nilai, serta model Miller & Maellaro (2016) yang menjadi dasar pengembangan desain. Model yang dirumuskan terdiri atas tujuh tahapan, meliputi Concrete Experience, Field Research, Reflective Observation dengan Root Cause Analysis dan team reflection, Abstract Conceptualization melalui abstraksi primer dan predikat, serta Active Experimentation berbasis pendekatan 4F. Kerangka ini mengintegrasikan pengalaman nyata mahasiswa dengan proses analisis kritis dan refleksi moral untuk memperkuat relevansi pembelajaran sesuai karakteristik berbagai disiplin ilmu. Hasil kajian menunjukkan bahwa Experiential Learning berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, kesadaran moral, dan internalisasi nilai-nilai Pancasila secara lebih mendalam. Desain ini juga memberikan alternatif model pembelajaran yang lebih inovatif dan kontekstual bagi dosen dalam mengimplementasikan Pendidikan Pancasila. Mengingat sifat kajian yang konseptual, penelitian empiris lanjutan diperlukan untuk menguji efektivitas model ini dalam konteks pendidikan tinggi yang beragam.