Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MENINGKATKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN MELALUI MEDIA ULAR TANGGA ECOLITERACY PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH DI KOTA BENGKULU Yuli Amaliyah; Nani Yuliantini; Nady Febri Ariffiando; Anugerah Agung; Panut Setiono
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.6404

Abstract

Kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia semakin meningkat, termasuk pengelolaan sampah yang buruk, penggunaan energi yang tidak efisien, dan rendahnya kesadaran lingkungan di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan sikap peduli lingkungan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui media pembelajaran inovatif berupa permainan ular tangga berbasis ecoliteracy. Metode yang digunakan meliputi pengembangan media pembelajaran, implementasi permainan, serta evaluasi efektivitasnya menggunakan angket skala sikap peduli lingkungan. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 hingga 6 di MIS Hidayatul Hasanniyah, Kota Bengkulu. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa media ular tangga ecoliteracy berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan siswa. Sebagian besar siswa mempraktikkan kebiasaan hemat energi dan air, seperti menutup keran setelah digunakan (76,9%) dan menggunakan air secukupnya (84,6%), serta merasa senang saat lingkungan bersih dan hijau (88,5%). Media yang digunakan efektif dalam meningkatkan sikap peduli lingkungan siswa sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap teknologi digital. Rekomendasi mencakup pengembangan media serupa dengan isu lingkungan lainnya.
KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VA SD NEGERI 44 KOTA BENGKULU Riska Dwi Handayani; Pebrian Tarmizi; Yuli Amaliyah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12377

Abstract

This study aims to describe the poetry writing skills of Grade VA students at SD Negeri 44 Kota Bengkulu. The method used in this research is descriptive qualitative with a literature study approach. The subjects of this study were 20 students from Grade VA. Data were collected through poetry writing assignments with the theme of natural beauty and analyzed based on the elements of poetry, namely: diction, imagery, concrete words, figurative language, versification, and typography. The research instrument used was a table for analyzing students’ poems. The data analysis process was carried out through several stages, namely: data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. Based on the results, students consistently used diction related to nature, although it remained simple. Imagery was dominated by visual imagery, while auditory and tactile imagery were not yet evenly developed. All students used concrete words to describe real natural objects; however, the use of figurative language, especially personification, was not evenly distributed across all works. The rhyme and rhythm of the poems tended to be free and not consciously structured, while the typography generally used lines and stanzas, although some works still resembled prose. A total of 16 students used all six elements of poetry completely. Meanwhile, four students did not use figurative language, resulting in poems that were still directly descriptive. It can be concluded that the students’ poetry writing skills are at an early to developing stage, characterized by the use of simple diction and concrete words, the dominance of visual imagery, and the uneven use of figurative language and rhyme.
Analisis Nilai Moral dalam Buku Ceritera Rakyat Bengkulu Kera Sepiak dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter Siswa di Sekolah Dasar Zahra Hidayah; Pebrian Tarmizi; Yuli Amaliyah
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 5 (2026): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i5.11857

Abstract

Penelitian ini disusun untuk mengungkap serta mengkaji nilai-nilai moral yang tersirat dalam cerita rakyat Kera Sepiak dari Bengkulu, sekaligus melihat kaitannya dengan upaya penanaman karakter pada siswa jenjang sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Sumber data primer berupa buku Ceritera Rakyat Bengkulu tulisan H. Bambang Suwondo yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1982. Untuk menjaga keabsahan data, peneliti menempuh peer debriefing serta memeriksa reliabilitas melalui pembacaan berulang (intrarater) dan diskusi dengan pihak lain (interrater). Hasilnya memperlihatkan bahwa cerita Kera Sepiak memuat delapan nilai moral pokok, yakni tanggung jawab, kerja keras, kepedulian sosial, cinta damai, religiusitas, kepedulian lingkungan, penghargaan atas prestasi, toleransi, dan kejujuran. Kedelapan nilai tersebut tampak melalui perilaku para tokoh, konflik yang muncul, serta cara cerita ini diselesaikan, dan mencerminkan tiga sifat nilai moral: terkait tanggung jawab manusia, terkait hati nurani, dan bersifat wajib secara mutlak. Nilai-nilai moral dalam cerita ini sejalan dengan nilai-nilai pendidikan karakter yang termuat dalam kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), sehingga berpotensi diintegrasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia maupun Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai sumber belajar kontekstual berlandaskan kearifan lokal.
The Implementation of Differentiated Learning Model for Primary School Students Yuli Amaliyah; Panut Setiono
Jurnal Indonesia Pendidikan Profesi Guru Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Indonesia Pendidikan Profesi Guru, 1(2), 2024
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jippg.v1i2.245

Abstract

Objective: This study aims to describe the implementation of differentiated learning in elementary schools within the framework of the independent curriculum (Kurikulum Merdeka). Method: The research employs a literature review method, analyzing and synthesizing findings from previous studies and theoretical perspectives related to differentiated learning practices in elementary education. Result: The literature review reveals several key findings: (1) Diagnostic assessments are essential to identify students’ interests, learning profiles, styles, and readiness; (2) Humanistic learning theory supports the application of differentiated learning; (3) Differentiated learning enhances student learning outcomes and engagement; (4) In science-related subjects, it positively affects students’ social skills, character development, conceptual understanding, motivation, and critical thinking; (5) It can be effectively integrated with problem-based learning models and the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5); (6) Successful implementation depends on teachers’ understanding of differentiated instruction, creativity, available facilities, and students’ internal factors; (70 The use of appropriate media and teaching materials enhances the effectiveness of differentiated learning. Conclusion: Differentiated learning is a viable and beneficial strategy for improving educational quality in elementary schools, particularly under the independent curriculum framework. Its success relies on proper planning, teacher preparedness, and contextual adaptation. Contribution: This study offers a comprehensive overview of how differentiated learning can be effectively implemented in elementary education. It serves as a guide for educators, curriculum developers, and policymakers to optimize teaching strategies that address the diverse needs of learners.
Desain Model Pembelajaran Experiential Learning untuk Menginternalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi Panut Setiono; Yuli Amaliyah; Devy Sefiana Putri
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i2.498

Abstract

Penerapan Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi masih berorientasi pada penguasaan konten sehingga belum sepenuhnya mampu menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara kontekstual pada mahasiswa. Kondisi ini menuntut adanya strategi pembelajaran yang lebih reflektif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan keilmuan. Artikel ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual desain pembelajaran Experiential Learning yang dimodifikasi untuk meningkatkan internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila. Kajian ini menggunakan pendekatan studi konseptual kualitatif melalui telaah sistematis terhadap literatur Experiential Learning, pendidikan nilai, serta model Miller & Maellaro (2016) yang menjadi dasar pengembangan desain. Model yang dirumuskan terdiri atas tujuh tahapan, meliputi Concrete Experience, Field Research, Reflective Observation dengan Root Cause Analysis dan team reflection, Abstract Conceptualization melalui abstraksi primer dan predikat, serta Active Experimentation berbasis pendekatan 4F. Kerangka ini mengintegrasikan pengalaman nyata mahasiswa dengan proses analisis kritis dan refleksi moral untuk memperkuat relevansi pembelajaran sesuai karakteristik berbagai disiplin ilmu. Hasil kajian menunjukkan bahwa Experiential Learning berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, kesadaran moral, dan internalisasi nilai-nilai Pancasila secara lebih mendalam. Desain ini juga memberikan alternatif model pembelajaran yang lebih inovatif dan kontekstual bagi dosen dalam mengimplementasikan Pendidikan Pancasila. Mengingat sifat kajian yang konseptual, penelitian empiris lanjutan diperlukan untuk menguji efektivitas model ini dalam konteks pendidikan tinggi yang beragam.