Zulfikar Anindatama Haerul
Institut Agama Islam Negeri Parepare

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Framing Penulisan Berita Pada Media Online Tuturkata Zulfikar Anindatama Haerul; Nurhakki Nurhakki; Nahrul Hayat
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 1 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i1.10581

Abstract

Framing berita memiliki dampak signifikan terhadap cara masyarakat memahami isu atau fakta seputar persoalan pendidikan. Media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi secara objektif, akurat dan relevan. Permasalahan utama dalam media online terkadang menggunakan framing yang tidak netral sehingga menyebabkan bias dan kesenjangan informasi sehingga berpengaruh terhadap pembentukan opini publik. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis bagaimana seleksi isu dan penonjolan aspek dalam penulisan dan penyajian konten berita di website Tuturkata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan trianggulasi. Analisis data menggunakan teori Robert N Entman yaitu seleksi isu dan penonjolan aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 (lima) berita terakhir yang dipilih dilaman tuturkata.com disimpulkan bahwa: 1) Analisis seleksi isu dalam penulisan dan penyajian konten berita di website Tuturkata.com masih kurang kritis dalam seleksi isu. Hal ini tercermin dari minimnya diversitas sumber informasi, kurangnya analisis mendalam, cenderung menggunakan sensasionalisme dan clickbait, keterbatasan sudut pandang dan keterbatasan ruang untuk partisipasi publik dalam informasi pendidikan yang disajikan. Untuk mengatasi tantangan ini, perlu dilakukan langkah-langkah perbaikan seperti meningkatkan diversitas sumber informasi, medorong analisis mendalam, mengurangi sensasionalisme, dan menciptakan ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam media online. 2) Analisis penonjolan aspek dalam penulisan dan penyajian konten berita di website Tuturkata.com mengungkapkan sejumlah aspek kunci yang memerlukan evaluasi. Pertama, judul dan headline disajikan dengan jelas dan tidak menggunakan kata-kata sensational. Kedua, gaya bahasa dan narasi bersifat netral, dan menghindari kecenderungan atau merendahkan pihak tertentu.Dari hasil analisis tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi. Selain itu penulis memberikan saran dan rekomendasi kepada jurnalis, redaksi dan penerbit media Tuturkata agar tidak hanya menggunakan platform website dapat menggunakan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan platform lainnya dalam menyebarkan berita dan informasi kepada masyarakat sebab dengan menggunakan media sosial karena memberikan akses yang lebih mudah dan cepak serta interaksi langsung antara pembaca dan pembuat berita. Kata kunci: Framing, Berita, Media Online