Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengabdian kepada Masyarakat dalam Sinergitas Akademisi Jurnalistik Islam Tangkal Hoax pada Masyarakat Literasi Desa Corawali Sari Hidayati; Nahrul Hayat; Sudarman Muh. Ainul
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 5 No. 1 (2023): Januari
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v5i1.2142

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membantu masyarakat dalam menyeleksi berita asli dan palsu agar tidak mudah percaya kepada banyak oknum yang dalam banyak kasus telah merugikan masyarakat. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif dengan menerapkan teknik angket sebagai metode pengumpulan data, guna memperoleh pemahaman masyarakat terhadap hoax yang saat ini ramai dibicarakan. Hasil yang diperoleh adalah Desa Corawali tergolong dalam desa dengan masyarakat literasi, namun potensi masyarakat untuk terdampak masih sangat tinggi, ditandai dengan jawaban masyarakat yang berada pada indikator “netral”. Melalui PKM yang dilaksanakan di desa Corawali ini masyarakat diberikan arahan oleh penyaji terkait definisi umum hoax, UU ITE dan hukuman bagi penyebar hoax, selain itu masyarakat juga diberikan arahan terkait cara mengecek keaslian sebuah informasi. Kata kunci: Hoax, Masyarakat Literasi, Pengabdian kepada Masyarakat  
Framing Penulisan Berita Pada Media Online Tuturkata Zulfikar Anindatama Haerul; Nurhakki Nurhakki; Nahrul Hayat
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 1 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i1.10581

Abstract

Framing berita memiliki dampak signifikan terhadap cara masyarakat memahami isu atau fakta seputar persoalan pendidikan. Media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi secara objektif, akurat dan relevan. Permasalahan utama dalam media online terkadang menggunakan framing yang tidak netral sehingga menyebabkan bias dan kesenjangan informasi sehingga berpengaruh terhadap pembentukan opini publik. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis bagaimana seleksi isu dan penonjolan aspek dalam penulisan dan penyajian konten berita di website Tuturkata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan trianggulasi. Analisis data menggunakan teori Robert N Entman yaitu seleksi isu dan penonjolan aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 (lima) berita terakhir yang dipilih dilaman tuturkata.com disimpulkan bahwa: 1) Analisis seleksi isu dalam penulisan dan penyajian konten berita di website Tuturkata.com masih kurang kritis dalam seleksi isu. Hal ini tercermin dari minimnya diversitas sumber informasi, kurangnya analisis mendalam, cenderung menggunakan sensasionalisme dan clickbait, keterbatasan sudut pandang dan keterbatasan ruang untuk partisipasi publik dalam informasi pendidikan yang disajikan. Untuk mengatasi tantangan ini, perlu dilakukan langkah-langkah perbaikan seperti meningkatkan diversitas sumber informasi, medorong analisis mendalam, mengurangi sensasionalisme, dan menciptakan ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam media online. 2) Analisis penonjolan aspek dalam penulisan dan penyajian konten berita di website Tuturkata.com mengungkapkan sejumlah aspek kunci yang memerlukan evaluasi. Pertama, judul dan headline disajikan dengan jelas dan tidak menggunakan kata-kata sensational. Kedua, gaya bahasa dan narasi bersifat netral, dan menghindari kecenderungan atau merendahkan pihak tertentu.Dari hasil analisis tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi. Selain itu penulis memberikan saran dan rekomendasi kepada jurnalis, redaksi dan penerbit media Tuturkata agar tidak hanya menggunakan platform website dapat menggunakan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan platform lainnya dalam menyebarkan berita dan informasi kepada masyarakat sebab dengan menggunakan media sosial karena memberikan akses yang lebih mudah dan cepak serta interaksi langsung antara pembaca dan pembuat berita. Kata kunci: Framing, Berita, Media Online
Resepsi Khalayak terhadap Pemberitaan Hasil Sidang Putusan Mahkamah Konstitusi Pilpres 2024 pada Channel Youtube Tribun Timur Nurannisa Fitriani; Nahrul Hayat; Mifda Hilmiyah
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i2.11814

Abstract

Penelitian ini membahas tentang resepsi khalayak terhadap pemberitaan hasil sidang putusan MK Pilpres 2024 di channel Youtube Tribun Timur, resepsi dapat diartikan sebagai proses penerimaan pembaca. Dalam proses pengolahan informasi dan bagaimana makna diberikan pada tayangan hingga mendapat tanggapan. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui resepsi khalayak terhadap pemberitaan hasil sidang putusan MK Pilpres 2024 pada channel Youtube Tribun Timur. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pendekatan penelitian menggunakan teori Stuart Hall dengan menerapkan pengumpulan data. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi Sumber data yang digunakan yaitu khalayak yang menonton dan berkomentar di channel Youtube Tribun Timur. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil pemaknaan khalayak terhadap tayangan pemberitaan sidang putusan MK Pilpres 2024 yang mengklaim bahwa sidang putusan MK menghasilkan 3 kategori yang berbeda yaitu 7 khaalyak berada pada posisi dominant hegemoni position, 11 khalayak berada pada posisi negosiasi dan 12 khalayak pada posisi oposisi position sehingga dalam ketegori ini oposisi merupakan komentar yang paling banyak, yang tidak setuju dengan hasil sidang putusan MK Pilpres 2024 karena banyaknya kecurangan yang terjadi selama proses pemilu.
Survey Penggunaan Media Sosial Dalam Bentuk Personal Branding Kompetensi Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Parepare Luqmanul Hakim; Nahrul Hayat
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publisistikji.v3i1.17028

Abstract

Media sosial telah bertransformasi menjadi ruang publik digital yang integral, melampaui fungsi komunikasi biasa, sehingga menjadi alat penting bagi mahasiswa dalam membentuk, mengelola, dan mempresentasikan identitas diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola penggunaan media sosial oleh mahasiswa IAIN Parepare dalam upaya membangun personal branding berbasis kompetensi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner daring yang disebarkan melalui Google Form kepada 377 responden mahasiswa aktif IAIN Parepare yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Kerangka teori yang digunakan adalah Teori Self-Presentation (Goffman, 1959) dan Teori Networked Publics (Boyd, 2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi dan intensitas penggunaan media sosial mahasiswa termasuk dalam kategori sangat tinggi, yang ditunjukkan oleh lebih dari 90% responden yang menjadikan media sosial sebagai aktivitas harian dengan rata-rata durasi penggunaan 5,83 jam per hari. Platform utama yang digunakan adalah Instagram, TikTok, dan WhatsApp. Meskipun sebagian besar mahasiswa menunjukkan kesadaran dalam mengelola citra diri secara positif, hanya 16,7% yang konsisten membangun pesan profesional di berbagai platform. Temuan ini menegaskan bahwa personal branding mahasiswa terbentuk melalui interaksi antara strategi individu dalam menampilkan diri dan karakteristik ruang publik digital, namun optimalisasinya masih memerlukan kesadaran strategis dan dukungan institusional.
Tantangan Penerimaan Kebijakan Efisiensi Anggaran 2025 oleh HM-PS Manajemen Dakwah: Analisis Komunikasi Birokrasi di IAIN Parepare Era Sita; Nahrul Hayat
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebijakan efisiensi anggaran tahun 2025 yang berdampak pada pengurangan dana organisasi mahasiswa di IAIN Parepare, termasuk HM-PS Manajemen Dakwah, sehingga memengaruhi pelaksanaan program kerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi birokrasi kampus terkait kebijakan efisiensi anggaran, mengetahui persepsi HM-PS MD terhadap dampak kebijakan tersebut, serta mengkaji pengaruh komunikasi birokrasi terhadap proses penerimaan atau resistensi mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 10 responden yang terdiri atas pengurus dan anggota aktif HM-PS MD. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert dan pertanyaan terbuka, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi birokrasi kampus dinilai baik dengan rata-rata 76,50% karena komunikasi berlangsung formal, terstruktur, dan informatif. Namun, persepsi mahasiswa terhadap dampak kebijakan tetap negatif dengan rata-rata 73,50% akibat terhambatnya program kerja, penurunan motivasi, serta berkurangnya kualitas kegiatan organisasi. Pengaruh komunikasi terhadap penerimaan atau resistensi memperoleh rata-rata 67,00%, yang menunjukkan bahwa komunikasi yang baik belum mampu mengurangi resistensi mahasiswa terhadap kebijakan efisiensi anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi birokrasi yang efektif secara formal belum cukup menciptakan penerimaan apabila mahasiswa tidak dilibatkan secara partisipatif dalam pengambilan keputusan. Kontribusi penelitian ini adalah memperkaya kajian komunikasi organisasi dan komunikasi birokrasi di perguruan tinggi, khususnya terkait hubungan antara efektivitas komunikasi formal dan resistensi mahasiswa terhadap kebijakan institusi.