Mifda Hilmiyah
Institut Agama Islam Negeri Parepare

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Imparsialitas Pemberitaan Pijar News dalam Menyajikan Berita Pilkada Sulawesi Selatan Alyah Anwar; Mifda Hilmiyah
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2025): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publisistikji.v2i2.12511

Abstract

Studi ini membahas tekanan terhadap impartialitas dalam pelaporan di Pijar News seiring dengan peliputan pemilihan umum 2024. Telah diakui bahwa media massa memiliki peran dalam membentuk opini publik terkait peliputan berita. Tentu saja, impartialitas media dipertanyakan, terutama ketika peliputan berita memihak satu sisi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif dan mencakup analisis konten dari lima puluh artikel Njema News, tulisan opini, dan laporan berita yang diterbitkan selama kampanye pemilihan. Berdasarkan temuan analisis, studi ini menetapkan adanya bias terhadap peliputan berita Pijarnews, yang terungkap dalam tiga isu dominan: (1) Framing berita, (2) Keseimbangan sumber, dan (3) Proporsionalitas peliputan, di mana kandidat tertentu menerima proporsi peliputan yang lebih tinggi daripada yang lain. Studi ini menekankan peran jurnalisme lokal dalam mematuhi nilai-nilai jurnalisme inti dari keadilan dan akurasi dalam proses demokrasi. Karena itu, temuan tersebut menunjukkan perlunya penguatan independensi media lokal dalam menghadapi tekanan politik dan komersial.
Analisis Framing dan Etika Jurnalistik pada Pemberitaan Kasus Tanah Jusuf Kalla di Detik.com dan ANTARA News Nanda Mikola Putra; Mifda Hilmiyah
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2025): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publisistikji.v2i2.15339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana dua media daring nasional, yaitu Detik.com dan ANTARA News, membingkai pemberitaan mengenai kasus sengketa tanah seluas 16,4 hektare yang melibatkan Jusuf Kalla dan PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) di Kota Makassar. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah Jusuf Kalla menuding adanya rekayasa dan permainan mafia tanah yang merugikan pihaknya. Dalam konteks pemberitaan, masing-masing media memiliki kecenderungan berbeda dalam membangun realitas sosial di hadapan khalayak. Penelitian ini menggunakan model analisis framing Robert N. Entman yang terdiri dari empat elemen utama, yaitu define problems (pendefinisian masalah), diagnose causes (penyebab masalah), make moral judgment (penilaian moral), dan suggest remedies (penyelesaian masalah). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi teks berita untuk melihat perbedaan konstruksi makna antara kedua media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Detik.com menonjolkan sisi konflik dan kritik tajam Jusuf Kalla terhadap pihak GMTD, menampilkan narasi konfrontatif yang berfokus pada figur tokoh dan dinamika sosial-politik. Sementara itu, ANTARA News mengonstruksi isu tersebut secara lebih institusional dan prosedural, dengan penekanan pada aspek hukum, kronologi, dan proses penyelesaian melalui jalur resmi. Perbedaan framing ini menggambarkan bagaimana ideologi redaksi, gaya jurnalistik, serta orientasi media berperan dalam membentuk sudut pandang pemberitaan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian framing media online di Indonesia, serta meningkatkan literasi kritis masyarakat terhadap keberagaman perspektif dalam praktik jurnalisme modern.