Studi ini membahas tekanan terhadap impartialitas dalam pelaporan di Pijar News seiring dengan peliputan pemilihan umum 2024. Telah diakui bahwa media massa memiliki peran dalam membentuk opini publik terkait peliputan berita. Tentu saja, impartialitas media dipertanyakan, terutama ketika peliputan berita memihak satu sisi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif dan mencakup analisis konten dari lima puluh artikel Njema News, tulisan opini, dan laporan berita yang diterbitkan selama kampanye pemilihan. Berdasarkan temuan analisis, studi ini menetapkan adanya bias terhadap peliputan berita Pijarnews, yang terungkap dalam tiga isu dominan: (1) Framing berita, (2) Keseimbangan sumber, dan (3) Proporsionalitas peliputan, di mana kandidat tertentu menerima proporsi peliputan yang lebih tinggi daripada yang lain. Studi ini menekankan peran jurnalisme lokal dalam mematuhi nilai-nilai jurnalisme inti dari keadilan dan akurasi dalam proses demokrasi. Karena itu, temuan tersebut menunjukkan perlunya penguatan independensi media lokal dalam menghadapi tekanan politik dan komersial.
Copyrights © 2025