Lasiyanto
Sekolah Tinggi Agama Hindhu Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSEPSI TRI HITA KARANA MENURUT UMAT HINDU DI DUSUN SIDORUKUN PEKON KOTAAGUNG KECAMATAN KOTAAGUNG KABUPATEN TANGGAMUS I Made Sutharjana; Lasiyanto
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 13 No. 1 (2022): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi da penerapan ajaran Tri Hita Karana masyarakat umat Hindu Dusun sidorukun Pekon Kotaagung Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus dalam kehidupan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan tipe studi kasus yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran hasil penelitian yang mendalam, sebagai informasi yang disampaikan tampak bagaimana adanya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi yang mendalam terhadap responden. Teknik analaisis data mengunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesipulan. Berdasarkan hsil penelitian dapat disimpulkan bahawa; 1) Masyarakat umat Hindu Dusun Sidorukun Pekon Kotaagung kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus secara umum mengetahui Tri Hita Karana adalah merupakan ajaran agama Hindu, 2) Masyarakat umat Hindu Dusun Sidorukun Pekon Kotaagung Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus secara umum dapat menyebutkan bagian-bagian dari Tri Hita Karana, 3) Masyarakat umat Hindu Dusun Sidorukun Pekon Kotaagung Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus yang mayoritas Hindu jawa sebagian besar memahami arti makna Tri Hita Karana, 4) Masyarakat umat Hindu Dusun Sidorukun Pekon Kotaagung Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus pada umumnya mengerti arti bagian dari Tri Hita Karana yaitu mengenai Parahyangan, 5) Masyarakat umat Hindu Dusun Sidorukun Pekon Kotaagung Kecamatan Kotaagug Kabupaten Tanggamus mengetahui bahwa puja Tri Sandya merupakan bagian dari pelaksanaan Parahyangan, 6) Kegiatan lainya sebagai wujud implementasi dari Prahyangan yaitu sembahyang kliwonan,pesantian,belajar kidung,belajar, 7) membaca Bhagavadgita dan kegiatan keagamaan lainya rutin dilakukan oleh umat Hindu di Dusun Sidorukun, 8) Wujud bhakti juga dilakukan oleh umat Hindu Dusun Sidorukun melalui kegiatan belajar membuat banten ala Bali, sehingga nampak kalborasi antara Hindu Jawa dan Hindu Bali.