Chandra Asri Windarsih
Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Kota Cimahi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Flashcard Berbasis Canva sebagai Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Kosakata Bahasa Inggris untuk Anak Usia Dini Annisa Fitri Hendrayani; Chandra Asri Windarsih; Komala Komala
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Number 1, January 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i1.30769

Abstract

Pendidikan masa kini melibatkan penggunaan teknologi digital dalam kegiatan pembelajarannya, oleh karena itu dimulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini sudah dikenalkan teknologi digital untuk menyampaikan materi oleh guru. Salah satu dampak teknologi dalam pembelajaran yaitu pada perkembangan bahasa atau komunikasi pada anak, sehingga termasuk aspek penting yang harus menjadi perhatian bagi para pendidik. Media flashcard berbasis aplikasi canva adalah media kartu bergambar berbasis digital yang didalamnya berisi huruf, kata dan gambar. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kosakata Bahasa Inggris anak melalui penerapan media flashcard berbasis aplikasi canva. Memakai pendekatan studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara yang diperoleh dari 10 anak pada kelompok B di TK Plus Al – Karomah. Di analisis menggunakan analisis tematik. Setelah dilakukan penelitian, hasil yang diperoleh menunjukan bahwa selama observasi berlangsung dari pertemuan awal hingga akhir terjadi peningkatan pemerolehan kosakata Bahasa Inggrisnya yang terlihat pada pertemuan awal masih banyak anak yang belum berkembang hingga pada pertemuan akhir anak mengalami pencapaian berkembang sangat baik dalam pemerolehan kosakata Bahasa Inggris melalui media flashcard berbasis aplikasi canva, tidak hanya itu kemampuan anak dalam mengenal aplikasi canva serta menggunakan teknologi sudah optimal.   Contemporary education increasingly integrates digital technology into learning activities; therefore, digital tools have been introduced starting at the early childhood education level to support instructional delivery by teachers. One significant impact of technology on learning is on the development of children’s language and communication skills, which are essential aspects that require attention from educators. Canva-based flashcard media are digital picture cards that include letters, words, and images. This study aims to improve children’s English vocabulary through the implementation of Canva-based flashcard media. The study employed a case study approach, with data collected through observations and interviews involving 10 Group B children at TK Plus Al-Karomah. The data were analyzed using thematic analysis. The findings revealed that from the initial to the final observation, there was a noticeable improvement in children’s English vocabulary acquisition. At the initial meeting, many children had not yet demonstrated adequate development; however, by the final meeting, children achieved very good levels of development in English vocabulary through the use of Canva-based flashcard media. In addition, children demonstrated improved ability to recognize and use the Canva application, indicating optimal engagement with digital technology.
Penggunaan Model Project Based Learning Dengan Berbantuan Me-dia Mobis Untuk Meningkatkan Kemampuan Kerjasama Anak Usia Dini Eka Maryani; Chandra Asri Windarsih; Ghina Wulansuci
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9, Number 2, March 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i2.31073

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kerja sama anak di RA Asy Syakur yang disebabkan dalam pembelajaran lebih memilih metode yang mudah, yang tidak memerlukan persiapan banyak, selain itu keterbatasan media pendukung dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan model Project based learning dengan berbantuan media mobis untuk meningkatkan kemampuan kerja sama anak usia dini. penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas pada anak usia 4-5 tahun di RA Asy Syakur Kabupaten Bandung dengan subjek 12 anak yang terdiri dari empat anak laki-laki dan delapan anak perempuan. Penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dimana data yang diperoleh akan diolah menggunakan teknik presentase. Teknik penumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan peneliti selama penelitian berlangsung. Hasil penelitian memperoleh data hasil pra siklus anak hanya memperoleh nilai rata-rata 31,1 dengan presentase keberhasilan anak 0%, selanjutnya pada data hasil penelitian siklus I dapat diperoleh nilai rat-rata kelas sebesar 54,8 dengan presentase keberhasilan 25%, adapun hasil refleksi pada siklus 1 yaitu masih banyak anak yang memiliki sifat individual, sebagian besar anak memiliki rasa empati yang kurang, belum memahami peraturan permaian. Selanjutnya pada data hasil penelitian siklus II diperoleh nilai rata-rata kelas 80,5 dengan presentase keberhasilan sebesar 75%. Hasil ini menunjukan bahwa penelitian mengenai penggunaan model Project based learning dengan berbantuan media mobis mampu meningkatkan kemampuan kerja sama anak usia dini.   This study was motivated by the low level of cooperation among children at RA Asy Syakur. This condition was caused by the use of simple learning methods that require minimal preparation, as well as limited supporting media in the learning process. Therefore, this study aims to determine the use of the Project-Based Learning model assisted by mobile media to improve early childhood cooperation skills. This research employed a Classroom Action Research (CAR) method involving children aged 4–5 years at RA Asy Syakur, Bandung Regency. The research subjects consisted of 12 children, including four boys and eight girls. Data were collected through interviews, observations, and documentation during the research process. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis with percentage techniques. The results showed that in the pre-cycle stage, children achieved an average score of 31.1, with a success rate of 0%. In Cycle I, the average class score increased to 54.8, with a success rate of 25%. The reflection results in Cycle I indicated that many children still displayed individualistic characteristics, lacked empathy, and had difficulty understanding the rules of the game. In Cycle II, the average class score increased significantly to 80.5, with a success rate of 75%. These findings indicate that the implementation of the Project-Based Learning model assisted by mobile media can effectively improve early childhood cooperation skills.
Penggunaan Metode Storytelling Berbasis ICT Dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini Luthfiati Rafiatul Qudsi; Chandra Asri Windarsih; Dedah Jumiain
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i4.31537

Abstract

Beberapa anak kelompok B di TAAM Al-Adzkar mampu berkomunikasi dengan baik, namun kebanyakan dari mereka belum mamu memahami sebuah cerita yang dibawakan. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya inovasi media belajar dalam kegiatan bercerita. Maka peneliti meenggunakan metode storytelling berbasis Information and Communication Technology (ICT) yang menarik bagi stimulus anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak melalui sebuah metode storytelling berbasis ICT. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang di desain oleh Kurt Lewin dengan tahapan penelitian perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dalam satu siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah berupa observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dengan jenis distribusi frekuensi yang mana dataset terdiri dari skor atau nilai. Penelitian di TAAM Al-Adzkar ini membutuhkan dua siklus untuk menunjukkan hasil stimulus yang signifikan dengan subjek penelitian 15 anak dari kelompok B.  Hasil penelitian pun menunjukkan bahwa metode storytelling mampu mengembangkan kemampuan anak dalam aspek bahasa reseptif dengan skor rata-rata dan juga mampu mengungkapkan dan mengkomunikasikan cerit yang sudah disampaikan dengan skor tertinggi empat dalam kategori berkembang sesuai harapan.  
Penerapan Metode Glenn Doman untuk Pengenalan Huruf Pada Kelompok A Anisa Yulianti Dewi; Chandra Asri Windarsih
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i3.31615

Abstract

Kemampuan pengenalan huruf pada anak usia dini usia empat sampai lima tahun merupakan proses pengembangan diri dan penguasaan serta pengetahuan untuk anak yang menjadi salah satu hal utama bagi mereka, akan tetapi bagi sebagian anak hal itu tidak mudah untuk dilakukan karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Pada penelitian ini diambil sebuah rumusan untuk mencari tahu bagaimana proses penerapan metode Glenn Doman dan kemampuan anak pada saat pembelajaran pengenalan huruf. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan metode Glenn Doman serta untuk mengetahui kemampuan anak pada saat pembelajaran pengenalan huruf. Metode yang digunakan ialah menggunakan metode PTK. Subjek Penelitiannya yaitu sebanyak 10 orang anak. Teknik pegumpulan data melalui wawancara dan obsevasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitaif jenis statistika deskriptif dan disajikan dengan nilai presentasi. Hasil penelitian mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II maka dengan ini dapat di nyatakan bahwa penelitian dengan judul penerapan metode Glenn Doman untuk pengenalan huruf pada kelompok A berhasil dilakukan.