Ririn Khoerunnisa
Universitas Esa Unggul

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Strategic Group Model dan Enterprise Risk Management dalam Mendukung Keunggulan Bersaing pada Industri Pangan Fungsional: Studi Kasus B-FLESA Ririn Khoerunnisa; Dimas Angga Negoro; Tantri Yanuar Rahmat Syah; Jul Aidil Fadli
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 4 No. 5 (2026): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v4i5.2167

Abstract

Industri pangan fungsional mengalami pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan preventif. Namun, tingginya risiko operasional pada produk fermentasi menuntut perusahaan untuk memiliki strategi bisnis yang kompetitif sekaligus sistem manajemen risiko yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan bisnis B-FLESA melalui pemetaan posisi kompetitif menggunakan Strategic Group Model dan mengevaluasi penerapan Enterprise Risk Management berdasarkan ISO 31000:2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada B-FLESA, perusahaan pangan fungsional berbasis fermentasi dengan produk yoghurt, kefir, kombucha, dan snack bar. Data primer diperoleh dari Business Plan B-FLESA, sedangkan data sekunder berasal dari literatur, laporan industri, dan standar ISO 31000:2018. Analisis dilakukan melalui pemetaan posisi kompetitif berdasarkan dimensi diferensiasi produk dan cakupan pasar, serta identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi risiko.Hasil penelitian menunjukkan bahwa B-FLESA berada pada kelompok focused differentiation dengan keunggulan pada inovasi produk, bahan alami, kandungan probiotik terstandarisasi, dan edukasi kesehatan. Risiko prioritas tertinggi adalah kegagalan fermentasi dan produk basi sebelum kedaluwarsa yang berdampak pada kualitas dan reputasi merek. Strategi mitigasi difokuskan pada pengendalian mutu, monitoring cold chain, SOP, dan kepatuhan regulasi. Integrasi antara Strategic Group Model dan Enterprise Risk Management menunjukkan bahwa keunggulan kompetitif hanya dapat dipertahankan apabila didukung oleh pengelolaan risiko yang sistematis. Dengan demikian, pendekatan terintegrasi ini dapat meningkatkan daya saing dan ketahanan bisnis B-FLESA secara berkelanjutan. Kata Kunci: Pangan Fungsional, Fermentasi, Strategic Group Model, Focus Differentiation, Enterprise Risk Management, ISO 31000:2018, Manajemen Risiko, B-FLESA