Antika Zahrotul Kamalia
Teknik Informatika, Universitas Pelita Bangsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DAN SANTRIPRENEUR MENGHADAPI INDUSTRI ERA 4.0 Antika Zahrotul Kamalia; Hemdani Rahendra Herlianto; Wiyarno Wiyarno
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26685

Abstract

Abstrak: Di era Revolusi Industri 4.0, adaptasi teknologi digital sangat penting, terutama di sektor pendidikan dan kewirausahaan. Pelatihan digital marketing dalam program pengabdian masyarakt pemula bagi guru dan santripreneur di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah Cikarang bertujuan meningkatkan kompetensi mereka dalam pemasaran digital, serta mengasah soft skill seperti kreativitas dan komunikasi digital, serta hard skill seperti strategi pemasaran online dan penggunaan platform digital. Pelatihan ini diikuti oleh 141 peserta, terdiri dari 130 santri dan 11 guru, menggunakan metode ceramah dan praktik. Evaluasi dilakukan melalui kuis dan diskusi. Situs web yang dikembangkan selama pelatihan terbukti efektif sebagai platform promosi. Hasil menunjukkan peningkatan 80% dalam pengetahuan dan keahlian digital marketing mencapai 75%, serta kepercayaan diri tinggi dalam penerapan teknik yang dipelajari. Program ini merekomendasikan pelatihan digital marketing lanjutan, peningkatan konten, dan pemeliharaan situs web untuk manfaat berkelanjutan.Abstract: In the era of the Fourth Industrial Revolution, adapting to digital technology is crucial, especially in the education and entrepreneurship sectors. The digital marketing training in the beginner community service program for teachers and santripreneurs at Pondok Pesantren Riyadlul Jannah Cikarang aims to enhance their competencies in digital marketing, while also honing soft skills such as creativity and digital communication, and hard skills such as online marketing strategies and the use of digital platforms. This training was attended by 141 participants, consisting of 130 students and 11 teachers, using both lectures and practical methods. Evaluation was conducted through quizzes and discussions. The website developed during the training proved effective as a promotional platform. The results showed an 80% increase in digital marketing knowledge and expertise, reaching 75%, along with high confidence in applying the learned techniques. The program recommends further digital marketing training, content improvement, and website maintenance to ensure long-term benefits.
TRANSFORMASI DIGITAL PEMUDA MELALUI EDUKASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DASAR REKAYASA PERANGKAT Amali Amali; Antika Zahrotul Kamalia; Ismamudi Ismamudi; Alifia Putri Imawan; Riski Septianto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29637

Abstract

Abstrak: Program edukasi transformasi digital ini sangat penting dilaksanakan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang dan program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam rekayasa perangkat lunak, sekaligus mengembangkan soft skill dan hard skill pada siswa SMKN 1 Cikarang Selatan yang berjumlah 35 siswa. . Metode yang digunakan dalam program ini mencakup ceramah interaktif, pelatihan langsung, dan simulasi pembuatan aplikasi serta situs web sederhana, yang tidak hanya mengajarkan teori tetapi juga penerapan praktis melalui simulasi proyek. Hasil evaluasi dengan observasi dengan pengaplikasian materi yang diberikan ke dalam diskusi dan koloborasi praktik menunjukkan peningkatan yang signifikan di berbagai indikator. Pemahaman dasar rekayasa perangkat lunak meningkat dari 70% menjadi 90%, sementara pemahaman dasar pemrograman meningkat dari 75% menjadi 85%. Penguasaan alat pengembangan perangkat lunak juga mengalami peningkatan dari 70% menjadi 80%. Selain itu, pemahaman algoritma dan struktur data meningkat dari 70% menjadi 85%, serta pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari meningkat dari 75% menjadi 82%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis transformasi digital berperan penting dalam membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0.Abstract: This digital transformation education program is crucial to prepare the younger generation to face the challenges of the ever-evolving digital era. The program aims to enhance students' understanding and skills in software engineering, while also developing both soft and hard skills in the 35 students of SMKN 1 Cikarang Selatan. The methods used in this program include interactive lectures, hands-on training, and simulations for creating simple applications and websites, which not only teach theory but also provide practical application through project simulations. The results of the evaluation through observation, including the application of the materials into discussions and collaborative practice, show significant improvements across various indicators. Basic software engineering knowledge increased from 70% to 90%, while basic programming knowledge improved from 75% to 85%. Mastery of software development tools also rose from 70% to 80%. Additionally, understanding of algorithms and data structures increased from 70% to 85%, and the use of technology in daily life grew from 75% to 82%. This study indicates that digital transformation-based education plays an essential role in equipping the younger generation with the relevant skills needed to face the challenges of the Fourth Industrial Revolution.