Chaerul Rochman
UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Nilai Qur'ani dalam Pembelajaran IPA Materi Sistem Reproduksi untuk Menumbuhkan Literasi Kesehatan Reproduksi Islami Siswa SMP: Studi Deskriptif-Evaluatif Mely Fatmawati; Chaerul Rochman; Tri Wahyu Agustina; Ade Yeti Nuryantini
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/enagbb58

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan mengevaluasi capaian literasi kesehatan reproduksi Islami serta pemahaman konsep sistem reproduksi manusia setelah penerapan pembelajaran IPA yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan desain mixed-methods sekuensial eksplanatori dengan rancangan deskriptif-evaluatif pascaintervensi (one-group posttest design tanpa kelompok pembanding), melibatkan 60 siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Majalaya yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi angket literasi kesehatan reproduksi Islami yang mencakup aspek pengetahuan biologis, etika pubertas, dan nilai religius (α = 0,86); tes pemahaman konsep berjumlah 15 soal (KR-20 = 0,84); lembar observasi pembelajaran; serta pedoman wawancara semi-terstruktur. Pembelajaran dilaksanakan dalam tiga pertemuan dengan mengintegrasikan QS. Al-Mu'minun (23):12-14 dan QS. An-Nur (24):30-31 sebagai konteks penguatan konsep dan nilai. Hasil deskriptif menunjukkan skor rata-rata literasi kesehatan reproduksi Islami sebesar 82,6 (skala 0-100), dengan 78% siswa berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi; dimensi etika pubertas dan pergaulan memperoleh capaian tertinggi. Skor rata-rata tes pemahaman konsep tercatat 77,2 pada kategori baik. Observasi menunjukkan pelaksanaan pembelajaran yang konsisten dengan skor rata-rata 3,73 (kategori baik), sementara wawancara mengindikasikan siswa menjadi lebih reflektif dan sadar akan tanggung jawab terhadap tubuh sebagai amanah dari Allah. Karena penelitian ini tidak menyertakan data pratest maupun kelompok pembanding, klaim mengenai besaran peningkatan atau efektivitas kausal tidak dapat diuji secara inferensial dan disajikan secara eksplisit sebagai keterbatasan penelitian. Temuan deskriptif ini tetap memberikan gambaran awal yang bermakna bahwa integrasi nilai Qur'ani berpotensi menyatukan ranah kognitif, afektif, dan spiritual dalam pembelajaran IPA, sekaligus membuka peluang bagi penelitian lanjutan berdesain kuasi-eksperimen untuk menguji efektivitasnya secara lebih kuat.
The Influence of Digital Attendance and the Role of Parents on Student Discipline at SMK Wirakarya 2 Ciparay, Bandung Regency Lutpi Pauji Ismail; Wisnu Uriawan; Afif Sirojul Munir; Pitria Pebriani; Chaerul Rochman
El-Idare: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2026): El-Idare
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fak. Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/elidare.v12i2.36751

Abstract

The digitization of school administration through the implementation of digital attendance based on Radio Frequency Identification (RFID) has the potential to increase the efficiency of recording and monitoring student attendance, but its effectiveness in shaping disciplined behavior does not necessarily occur directly. On the other hand, parental involvement through supervision, communication, guidance, and habituation has an important role in the formation of student discipline behavior. This study aims to analyze the influence of digital attendance and the role of parents on student discipline at SMK Wirakarya 2 Ciparay, Bandung Regency. The study uses a quantitative approach with an associative design. Data was collected through a Likert scale questionnaire to students who met the criteria as active users of the RFID-based digital attendance system. The data was analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with the help of SmartPLS software through the evaluation of measurement models and structural models. The results showed that digital attendance and the role of parents together were able to explain 55.8% of the variation in student discipline. Partially, digital attendance had a positive path coefficient of 0.109, but the effect was not significant on student discipline (T = 0.789; P = 0.431). On the other hand, the role of parents had a positive and significant effect on student discipline with a path coefficient of 0.735 (T = 15.643; P < 0.001). These findings show that digital attendance plays a more role as an instrument for recording and monitoring, while parental involvement is more strongly related to the formation of student discipline. Implicitly, schools need to integrate the use of attendance data with communication, supervision, and continuous coaching through school and family collaboration.