Adek Nilasari Harahap
Pendidikan Matematika, Universitas Graha Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIGITALISASI PEMBELAJARAN DIFERENSIATIF: PEMBUATAN E-LKPD BERBANTUAN CANVA UNTUK MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN MANDIRI GURU SD Adek Nilasari Harahap; Nurdalilah Nurdalilah; Lukman Hakim Siregar; Lanni Mutiah; Citra Sitompul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36263

Abstract

Abstrak: Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Sekolah Dasar dengan tujuan meningkatkan kompetensi digital guru melalui pembuatan E-LKPD berbantuan Canva. Masalah yang dihadapi mitra adalah rendahnya kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi digital serta belum optimalnya penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan mandiri. Kegiatan dilakukan melalui lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan, pendampingan, dan keberlanjutan, melibatkan 18 guru sebagai peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test keterampilan digital serta observasi selama kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata keterampilan digital sebesar 65,8%, dengan 87% peserta mencapai nilai di atas 60. Selain itu, guru mampu membuat tiga prototipe E-LKPD interaktif yang layak digunakan, serta terbentuk komunitas belajar digital sekolah. Kegiatan ini efektif meningkatkan literasi digital dan kemandirian guru dalam mendesain media pembelajaran sesuai prinsip pembelajaran berdiferensiasi.Abstract: This Community Partnership Program (PKM) was conducted at Elementary School to improve teachers’ digital competence through the development of Canva-assisted Electronic Student Worksheets (E-LKPD). The main problem identified was the limited ability of teachers to integrate digital technology and implement differentiated, self-directed learning. The program consisted of five stages: socialization, training, implementation, mentoring, and sustainability, involving 18 teachers as participants. Evaluation was conducted using pre-test and post-test digital skill assessments and direct observation during the activities. The results showed an average increase of 65.8% in teachers’ digital skills, with 87% scoring above 60 on the final test. Teachers also successfully produced three interactive E-LKPD prototypes and formed a digital learning community within the school. This program effectively enhanced teachers’ digital literacy, creativity, and independence in designing innovative and differentiated learning media for elementary education.
MODERNISASI AGROINDUSTRI DODOL: INOVASI TEKNOLOGI PENGADUK DAN ANALISIS EKONOMI UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING UMKM Silviana Batubara; Tinur Rahmawati Harahap; Tharmizi Hakim; Adek Nilasari Harahap
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.35903

Abstract

Abstrak: Program Transformasi Agroindustri Dodol dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan UMKM pengolah dodol yang masih menggunakan metode pengadukan manual yang memakan waktu 4–6 jam dan menguras tenaga kerja. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan inovasi alat pengaduk otomatis dan menganalisis dampaknya terhadap efisiensi produksi serta daya saing UMKM. Program melibatkan satu kelompok mitra beranggotakan 12 pelaku usaha. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis dan manajerial, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi berbasis observasi lapangan dan kuesioner kepuasan mitra. Hasil menunjukkan waktu produksi berkurang hingga 60%, kebutuhan tenaga kerja turun 66%, dan kapasitas produksi meningkat 150%. Keuntungan bersih harian meningkat lebih dari dua kali lipat. Pelatihan manajerial dan pemasaran digital memperkuat kemampuan pencatatan keuangan dan promosi daring. Program ini efektif meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan daya saing UMKM dodol. Abstract: The Agroindustry Transformation Program for Dodol aims to address the challenges faced by small and medium enterprises (SMEs) that still rely on manual stirring methods, which require 4–6 hours and extensive labor. This program introduces an automatic stirring machine and analyzes its impact on production efficiency and competitiveness. It involved one partner group consisting of 12 business actors. The implementation used a participatory approach through stages of socialization, technical and managerial training, technology application, mentoring, and evaluation based on field observation and partner satisfaction questionnaires. The results show that production time decreased by up to 60%, labor needs were reduced by 66%, and production capacity increased by 150%. Daily net profits more than doubled. Managerial and digital marketing training strengthened partners’ skills in financial recording and online promotion. This program effectively enhances efficiency, sustainability, and competitiveness of local dodol SMEs.