Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) PANDAN WANGI DALAM PENGELOLAAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA WILAYU KECAMATAN SELOMERTO KABUPATEN WONOSOBO kurniawan, didik; Nisa'a, Choirun; Purwati, Siti
Jendela PLS Vol 9, No 2 (2024): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v9i2.13450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk keterlibatan Kelompok Wanita Tani Pandan Wangi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di Dusun Wilayu , Desa Wilayu , Kecamatan Selomerto , Kabupaten Wonosobo serta faktor pendukung dan penghambat dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan . Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan Kelompok Wanita Tani (KWT) Pandan Wangi di Dusun Wilayu , Desa Wilayu , Kecamatan Wilayu , Kabupaten Wonosobo berfungsi sebagai wadah untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan cara meningkatkan sumber daya, memberikan kesempatan, meningkatkan pengetahuan, dan meningkatkan keterampilan masyarakat. Faktor pendukung: banyaknya sumber daya alam yang belum dimanfaatkan, dukungan pemerintah dalam memberikan pelatihan dan penguatan modal bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Pandan Wangi. Sedangkan faktor penghambat: masih ada anggota kelompok yang kurang disiplin dalam mengikuti kegiatan yang dilaksanakan.
PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI MELALUI GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI PADA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN WONOSOBO Purwati, Siti; Hamid, Muda Setia; Gusti, Yenni Kurnia
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/81e04015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan status kelembagaan berdasarkan Peraturan Bupati Wonosobo Nomor 3 Tahun 2020 yang mengakibatkan kompleksitas tugas dan fungsi organisasi meningkat, sementara kinerja pegawai belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kinerja pegawai disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: (1) keterbatasan sumber daya manusia dalam memahami tugas pokok dan fungsi yang baru, (2) sarana dan prasarana kerja yang belum memadai, (3) kurangnya motivasi kerja, (4) penerapan gaya kepemimpinan yang tidak tepat bahkan cenderung otoriter, dan (5) ketidakseimbangan dalam penerapan penghargaan dan hukuman (reward and punishment). Pemimpin sering bersikap pilih kasih, kurang melibatkan pegawai dalam pengambilan keputusan, serta jarang memberikan apresiasi atas prestasi kerja, sehingga menurunkan semangat dan produktivitas pegawai. Upaya peningkatan kinerja dapat dilakukan melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, pemberian motivasi dan penghargaan yang adil, serta penerapan gaya kepemimpinan yang partisipatif dan demokratis. Pemimpin perlu membangun komunikasi yang terbuka, menjunjung nilai keadilan, dan menilai kinerja pegawai secara objektif. Dengan penerapan kepemimpinan yang efektif dan pemberian motivasi yang berkesinambungan, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang kondusif, harmonis, serta mampu mendorong peningkatan kinerja pegawai dan pencapaian tujuan organisasi secara optimal. This study aims to analyze the influence of leadership style and motivation on improving employee performance at the National Unity and Politics Agency of Wonosobo Regency. This research was motivated by changes in institutional status based on Wonosobo Regent Regulation Number 3 of 2020, which resulted in increased complexity of organizational tasks and functions, while employee performance was suboptimal. This study used a qualitative approach using observation, interviews, and documentation techniques to obtain in-depth data on the factors influencing employee performance. The results indicate that low employee performance is caused by several factors, namely: (1) limited human resources in understanding new main tasks and functions, (2) inadequate work facilities and infrastructure, (3) lack of work motivation, (4) the application of a leadership style that tends to be authoritarian, and (5) an imbalance in the application of rewards and punishments. Leaders often show favoritism, do not involve employees in decision-making, and rarely provide appreciation for work achievements, thus reducing employee morale and productivity. Efforts to improve performance can be achieved through developing human resource competencies, providing adequate facilities and infrastructure, providing fair motivation and rewards, and implementing a participatory and democratic leadership style. Leaders need to establish open communication, uphold the value of fairness, and assess employee performance objectively. Effective leadership and continuous motivation are expected to create a conducive and harmonious work environment that encourages improved employee performance and optimal achievement of organizational goals.