Majesty Heral Torambung
Program Studi Teknik Kimia, Institut Teknologi Kalimantan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI FILTER CERDAS BERBASIS IoT DENGAN MEDIA CERAMSITE UNTUK PENGOLAHAN AIR SUMUR WISATA EDUKASI KM12 Lusi Ernawati; Rizqy Romadhona Ginting; Riza Alviany; Abdul Kahfi; Catherina San Gabrelia; Elshanda Nur Alifiyani; Ferry Ramadhan; Hafidz Syaifullah; Khairiyah Maulidia Al Faiza; Majesty Heral Torambung
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i4.40422

Abstract

Abstrak: Air sumur bor di Kebun Wisata Edukasi KM 12 selama ini digunakan tanpa pengolahan memadai, sehingga kualitasnya sangat bergantung pada kondisi alami yang sering berubah, ditandai dengan kekeruhan tinggi, kandungan padatan terlarut (TDS) tinggi, serta belum adanya sistem pemantauan real-time. Kegiatan pengabdian ini menerapkan filter cerdas berbasis IoT dengan media ceramsite, melalui perancangan dan pemasangan unit filtrasi, integrasi sensor pH dan TDS, pengujian kinerja, serta sosialisasi dan pelatihan kepada pengelola dan masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui dua pendekatan: (1) evaluasi teknis berupa pengukuran kualitas air sebelum dan sesudah filtrasi menggunakan parameter pH, TDS, dan kekeruhan, serta (2) evaluasi sosial menggunakan kuesioner skala Likert 1-5 yang mengukur kepuasan, kemudahan penggunaan, dan dampak program terhadap 21 responden. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan: pH meningkat ke rentang netral 7,1–7,4 (memenuhi standar), TDS turun 63,7% dari 512 mg/L menjadi 186 mg/L, dan kekeruhan turun 100% dari 5 NTU menjadi 0 NTU. Sistem IoT memungkinkan monitoring real-time melalui platform digital mudah diakses. Evaluasi terhadap 21 responden menunjukkan kepuasan tinggi (skor 4,62 dari 5,00); 93,3% menyatakan bermanfaat, 90 % merasakan peningkatan kualitas, dan 96,7% mendukung keberlanjutan. Teknologi ini efektif dan berpotensi direplikasi di wilayah lain.Abstract: At KM 12 Educational Tourism Garden, well water has been used untreated, making its quality dependent on fluctuating natural conditions, marked by high turbidity, high Total Dissolved Solids (TDS), and no real-time monitoring. This program implemented an IoT-based smart filter using ceramsite media, covering filtration unit design, pH and TDS sensor integration, performance testing, and community training for managers and locals. Evaluasi dilakukan melalui dua pendekatan: (1) evaluasi teknis berupa pengukuran kualitas udara sebelum dan sesudah filtrasi menggunakan parameter pH, TDS, dan kekeruhan, serta (2) evaluasi sosial menggunakan kuesioner skala Likert 1-5 yang mengukur kepuasan, kemudahan penggunaan, dan dampak program terhadap 21 responden. Results showed major improvements: pH rose to 7.1–7.4 (meeting standards), TDS dropped by 63.7% from 512 mg/L to 186 mg/L, and turbidity fell by 100% from 5 NTU to 0 NTU. The IoT system enabled real-time monitoring via an accessible digital platform. Surveys from 21 respondents indicated high satisfaction (average score 4.62/5.00); 93.3% found it beneficial, 90 % perceived quality enhancement, and 96.7% supported program continuity. This technology is effective and replicable for similar clean water challenges in other regions.