Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ketergantungan AI pada Anak Usia Dini: Analisis Integratif Dampak Marketing Digital dan Implikasi Pedagogis PAUD Syarifah Maihani; Hera Yanti; Fitri Rizani; Ikhwani Ikhwani; Munar Munar; Denny Sumantri Mangkuwinata
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.441

Abstract

Penelitian ini mengkaji ketergantungan kecerdasan buatan (AI) pada anak usia dini yang dipicu oleh agresivitas marketing digital serta integrasi AI dalam pendidikan. Permasalahan utama terletak pada praktik pemasaran yang mengeksploitasi neuroplastisitas anak sehingga memicu ketergantungan psikologis, yang bertentangan dengan prinsip pedagogis PAUD yang menekankan interaksi manusiawi dan pembelajaran holistik. Dampak yang muncul meliputi gangguan perkembangan sosial-emosional, penurunan kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah, serta melemahnya self-regulation akibat ketergantungan pada validasi eksternal dari AI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji model konseptual dan memvalidasi hubungan antara ketergantungan AI dan dampak marketing digital terhadap praktik pedagogis PAUD di Kabupaten Bireuen, Aceh. Populasi penelitian adalah 247 guru PAUD, dengan sampel 70 guru yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria pengalaman mengajar minimal dua tahun serta keterlibatan dengan anak usia 4–6 tahun pengguna teknologi AI/digital. Keunikan penelitian ini terletak pada pendekatan integratif yang menggabungkan perspektif marketing digital dan pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan pemahaman komprehensif tentang dampak ketergantungan AI serta merumuskan rekomendasi strategis untuk pengelolaan teknologi yang bijak dan etis. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kebijakan PAUD yang adaptif terhadap era digital sekaligus menjaga aspek fundamental perkembangan anak.
LEARNING COMMUNITY MANAGEMENT IN IMPROVING THE PEDAGOGICAL COMPETENCE OF ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS Eliyani Eliyani; Hera Yanti; Saiful Bahri
Jurnal Cinta Nusantara Vol. 4 No. 2 (2026): April-Juni, Assessment and Learning Evaluation
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v4i2.196

Abstract

This study aims to analyze the management of learning communities in improving the pedagogical competence of elementary school teachers in Bireuen Regency. A descriptive qualitative approach was used, with data collected through semi-structured interviews, passive participatory observation, and documentation at UPTD SD Negeri 1 Kutablang and UPTD SD Negeri 2 Kutablang, then analyzed with the aid of NVivo software and validated through source, technique, and time triangulation. The findings show that learning community management was carried out systematically through four management functions: planning based on a collaborative needs assessment; organizing through clear delegation of authority, a legal decree (SK), and facilitators assigned according to competence; actuating through routine discussions, reflection, and the implementation of shared practices in the classroom; and controlling through academic supervision and continuous evaluation. These four functions reinforced one another and were sustained through collaboration among principals, learning community coordinators, facilitators, teachers, and school supervisors, despite constraints such as limited time and uneven teacher participation. The study concludes that a systematic and collaborative management of learning communities makes a real contribution to improving teachers' pedagogical competence and can serve as a model for professional development at the elementary school level.