Sri Susanty
Departemen Keperawatan Gerontik, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Aktivasi Edukasi Interaktif Penyakit Tidak Menular (PTM) Melalui Aplikasi Eduwhap Pada Lansia di Wilayah Kelurahan Abeli Sri Susanty; Ashaeryanto; Jamaluddin; Waode Sitti Asfiah Udu; La Rangki; Pranita Aritrina
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.190

Abstract

Masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap perilaku sehat, seperti manajemen minum obat dan pola hidup sehat, berpotensi meningkatkan risiko penyakit dan menurunkan kualitas hidup. Intervensi edukatif yang terarah diperlukan untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan dan praktik kesehatan masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan praktik masyarakat terkait perilaku sehat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Tim pengabdi yang terdiri dari dosen Fakultas Kedokteran dibantu mahasiswa melaksanakan kegiatan PKM di Balai Desa/Kelurahan. Kegiatan meliputi pra pelaksanaan (identifikasi masalah, perencanaan, koordinasi, dan sosialisasi), pelaksanaan (penyuluhan, demonstrasi praktik, pembinaan perilaku, dan pendampingan individual), evaluasi (kuesioner dan observasi perilaku), serta monitoring selama tiga bulan pasca kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik sehat masyarakat. Keberhasilan ini didukung oleh partisipasi aktif masyarakat, dukungan tokoh masyarakat, dan penggunaan media edukatif yang sesuai. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, resistensi terhadap perubahan, dan keterbatasan sarana, yang diatasi melalui pendampingan intensif dan fleksibilitas jadwal kegiatan. Kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kesadaran dan perilaku sehat masyarakat serta memberikan pengalaman pembelajaran berharga bagi mahasiswa.
Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Dalam Mencegah Penyakit Cacingan Pada Anak Melalui Penyuluhan di SDN 2 Bokori Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara Ruslan Madjid; Yusuf Sabilu; Sri Susanty; Annisa Qoriyah Nur Ramadhany. S; Rahma Fanti; Sitti Marzuqoh Aidah B
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.191

Abstract

Cacingan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang rentan terinfeksi akibat kebersihan diri dan lingkungan yang kurang baik. Infeksi cacing dapat berdampak pada gizi, tumbuh kembang, hingga konsentrasi belajar anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku siswa SDN 2 Bokori dalam pencegahan penyakit cacingan melalui penyuluhan kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif dengan media visual, animasi, diskusi, dan kuis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan antusiasme siswa. Sebanyak 55 siswa mengikuti kegiatan, terlihat aktif dalam diskusi, mampu menjawab pertanyaan, serta melakukan praktik sederhana seperti mencuci tangan dengan benar. Meskipun ada kendala berupa sebagian siswa yang tidak hadir dan beberapa masih malu menjawab, kegiatan ini berjalan dengan baik dan efektif meningkatkan kesadaran siswa. Kesimpulannya, penyuluhan kesehatan terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak sekolah dalam mencegah cacingan.
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar bagi Masyarakat Umum di Kota Kendari Asmarani; Raja Al Fath Widya Iswara; Sri Susanty; Muhammad Rustam HN; Firman Nasiu
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.209

Abstract

Henti jantung mendadak merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat untuk mempertahankan kehidupan seseorang. Keberhasilan pertolongan pada korban henti jantung sangat bergantung pada kecepatan tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) oleh penolong pertama sebelum tenaga medis tiba di lokasi. Sayangnya, tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat umum terhadap BHD masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat umum di Kota Kendari dalam melakukan tindakan BHD yang benar sesuai dengan panduan American Heart Association (AHA). Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 24 Agustus 2025, di The Park Kendari dengan melibatkan 60 peserta masyarakat umum. Metode kegiatan mencakup ceramah interaktif, demonstrasi, dan simulasi praktik langsung resusitasi jantung paru (RJP). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta dari 25% menjadi 87% dan kemampuan praktik yang sesuai prosedur mencapai 80%. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi keadaan darurat medis.
Peningkatan Pengetahuan Anak Tentang Gizi dan Jajanan Sehat di Sekolah Dasar, di Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Abeli Kota Kendari Sri Susanty; Adius Kusnan; Mubarak Mubarak; Sukurni Sukurni; Marcelo Gareca
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.277

Abstract

Kurangnya pengetahuan anak mengenai gizi seimbang dan pemilihan jajanan sehat dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang gizi dan jajanan sehat di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 September 2023 di Sekolah Dasar Negeri 12 Kendari, Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Abeli, Kota Kendari dengan sasaran siswa sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pemeriksaan status gizi sederhana, penyuluhan kesehatan menggunakan media audio visual dan leaflet, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengisian kuesioner pengetahuan setelah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Terjadi peningkatan signifikan pengetahuan siswa setelah edukasi, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 56.2±10.4 menjadi 82.5±8.7 (Δ=26.3 poin). Proporsi siswa dengan pengetahuan baik meningkat dari 27.1% menjadi 79.2%. Peningkatan juga terjadi pada seluruh aspek, meliputi pemahaman gizi seimbang (60.4% menjadi 85.4%), identifikasi jajanan sehat (52.1% menjadi 80.2%), serta risiko jajanan tidak sehat (55.3% menjadi 83.3%). Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pentingnya memilih makanan yang sehat dan bergizi.
Hubungan Obesitas dengan Kejadian Osteoartritis di RSUD Kota Kendari Asmarani Asmarani; Amanda Maulidya Rahma; Mario Polo Wijaya; Muhammad Rustam HN; Sri Susanty; Raja Al Fath Widya Iswara
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.240

Abstract

Meningkatnya angka obesitas di masyarakat, termasuk di Kota Kendari, diduga turut berkontribusi terhadap peningkatan kasus osteoartritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian osteoartritis pada pasien di RSUD Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 89 pasien yang berobat di Poli Ortopedi RSUD Kota Kendari selama periode Januari hingga Juli 2025 dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan data sekunder diambil dari rekam medis pasien yang mencatat diagnosis osteoartritis. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (? = 0.05). Sebagian besar responden berusia 50–59 tahun (37.1%), berjenis kelamin perempuan (60.7%), dan memiliki IMT ? 23 (61.8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas dan kejadian osteoartritis dengan nilai p = 0.001. Responden dengan IMT ? 23 lebih banyak mengalami osteoartritis (75.5%) dibandingkan responden dengan IMT ? 22.9 (24.5%). Terdapat hubungan bermakna antara obesitas dan kejadian osteoartritis pada pasien di RSUD Kota Kendari.  
Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan dan Pola Asuh Anak dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Waode Buri Dewi Purnama Shanty; Sri Susanty; Jafriati Jafriati
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i2.288

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Waode Buri. Kualitas pelayanan kesehatan dan pola asuh anak merupakan faktor penting yang diduga berperan dalam kejadian stunting pada anak balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas pelayanan kesehatan dan pola asuh anak dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Waode Buri. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 70 ibu yang memiliki anak balita usia 24–59 bulan, dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran tinggi badan anak, kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,4% responden menilai kualitas pelayanan kesehatan berada pada kategori baik dan 48.6% pada kategori kurang. Berdasarkan karakteristik responden, mayoritas berpendidikan SMA (71.4%) dan memiliki pendapatan < Rp3.000.000 (54.3%). Analisis menunjukkan adanya hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dan pola asuh anak dengan kejadian stunting pada anak balita. Kualitas pelayanan kesehatan dan pola asuh anak berhubungan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Waode Buri, sehingga diperlukan upaya terpadu antara peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan penguatan peran keluarga dalam pengasuhan anak.