Salwiyah
Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Produksi Teknologi Akuaponik pada Kelompok Budidaya Ikan (POKDAKAN) Barakati di Kelurahan Mokoau Kota Kendari La Ode Abdul Rajab Nadia; Salwiyah; Wa Ode Sitti Zubaydah
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.194

Abstract

Akuaponik adalah solusi budidaya ikan bagi masyarakat karena mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem, memanfaatkan limbah ikan sebagai nutrisi tanaman dan mengurangi penggunaan air serta efisiensi lahan budidaya. Tujuan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi budidaya ikan  Pokdakan Barakati dengan sistem akuaponik dan penguatan bisnis sehingga tercipta keberlanjutan usaha dan kemandirian pangan. Kegiatan ini mencakup beberapa tahap, yaitu  bimbingan teknis, pendampingan teknis pembuatan akuaponik, pendampingan produksi, penguatan kapasitas bisnis Pokdakan Barakati dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, bimbingan teknis, praktek dan pendampingan lapangan, yang melibatkan semua anggota Pokdakan Barakati. Hasil program PKM ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota Pokdakan Barakati dalam aplikasi akuaponik pada kolam budidaya, anggota Pokdakan telah memproduksi 3000 ekor ikan lele dan 9000 ekor ikan nila, serta memproduksi tanaman kangkung dan juga tanaman pakchoy, telah diaplikasikan sistem pembayaran Qris pada unit bisnis Pokdakan Barakati, serta pengelolaan usaha kelompok yang produktif. Sebagai kesimpulan, terlihat antusiasme tinggi dari anggota Pokdakan Barakati untuk terus mengembangkan dan memanfaatkan teknologi akuaponik ini, meningkatkan produksi ikan dan tanaman serta menciptakan bisnis kekinian yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di lokasi budidaya yang lain
Pendidikan Lingkungan Pada Siswa Sekolah Sebagai Upaya Restorasi Ekosistem Pesisir di Desa Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Romy Ketjulan; Abdul Hamid; Halili; Farid Yasidi; Ermayanti Ishak; Dedy Oetama; Salwiyah; Latifa Fekri; Hasan Eldin Adimu; La Ode Adi Parman Rudia
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.247

Abstract

Ekosistem pesisir khususnya vegetasi mangrove merupakan salah satu ekosistem yang rentan mengalami degradasi akibat perkembangan penggunaan ruang diwilayah pesisir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendidikan lingkungan kepada generasi muda khususnya siswa sekolah, dan sebagai salah satu upaya untuk merestorasi ekosistem mangrove di pesisir Desa Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahapan, yakni penyampaian materi tentang pentingnya vegetasi mangrove dalam menopang sistem kehidupan di pesisir, dan praktek pembibitan mangrove dari jenis Rhizophora sp. Media tanam yang digunakan adalah tanah yang berasal dari lokasi pembibitan yang dikemas kedalam kantong polybag tanpa menggunakan tambahan pupuk organik maupun anorganik. Propagul mangrove disemai dengan cara ditancapkan kedalam polybag yang telah berisi media tanah dengan kedalaman ± 15 cm. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan oleh siswa sekolah yang berjumlah 30 orang. Hasil kegiatan pengabdian ini menujukkan bahwa propagul mangrove yang disemai tumbuh dengan baik.  Setelah ± 30 hari setelah penyemaian, propagul yang disemai telah memunculkan dua helai daun muda yang menandakan bahwa sistem perakaran mulai terbentuk. Hal ini menegaskan bahwa pelibatan generasi muda khususnya siwa sekolah cukup efektif dalam upaya rektorasi ekosistem pesisir , khususnya ekosistem mangrove.