Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN GRATIS DI KABUPATEN PASAMAN Asyiah, Siti; Adnan, M. Fachri; Mubarak, Adil
JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Vol 2, No 1 (2017): November 2017
Publisher : Department of Public Administration, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.175 KB) | DOI: 10.26740/jpsi.v2n1.p1-9

Abstract

The Regulation of Pasaman number 2 Year 2013 set about free education in Pasaman. However, in the time after the implementation of the free education in Pasaman found several problems that do not comply with the policy direction of free education, such as the discovery of some schools are asking for charges to parents/students? for salary of contract teachers. This research was to evaluate the implementation of free education regulations? in Pasaman? and to evaluate the results of the implementation of free education regulation in Pasaman. The determination of sample is? using? purposive sampling technique . Research conducted at the Department of education and culture of Pasaman, SMAN 1 of Lubuk Sikaping, SMAN 1 Panti, SMPN of 1 Panti and SDN 09 Petok. This? Research using qualitative approach and descriptive method. The results showed that the implementation of regulation of free education in Pasaman is not good enough, it can be seen from the communication is less effective to? policy target, available resources are already quite optimal for carrying out the policy, although there are still deficiencies in budgetary resources for the development of schools and students, the tance of implementor is quite well, however, there are schools that asked for the charges, and in the bureaucratic structure is quite simple but does not have a clear SOP . the result of the implementation of? free education regulation? objectives already achieved with optimal use of funds and human resources for the implementation of the policy, the policy of free education enough to satisfy the community?s needs in education, the implementation of the free education already evenly, the community of Pasaman supports the implementation of free education regulation , the implementation of the free education is right? to implemented in Pasaman.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA GANGGAENG KECAMATAN PICUNG KABUPATEN PANDEGLANG – PROVINSI BANTEN DI BIDANG SOSIAL EKONOMI Asyiah, Siti; Permana P, Pradipta Banu; Tambun, Rachel Amabel
ABDIMAS UNWAHAS Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v9i1.11013

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler Tematik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Tahun 2023 mengusung tema “Menumbuhkan Kreatifitas dalam mendorong kehidupan sosial ekonomi di Daerah” dilaksanakan di 135 Desa di Provinsi Banten. Salah satu  Desa yang menjadi lokasi KKM adalah Desa Ganggaeng Kecamatan Picung Kabupaten Pandeglang. Berdasarkan pemetaan kondisi sosial ekonomi, Desa Ganggaeng memiliki akses pendidikan, kesehatan dan pengembangan potensi ekonomi yang belum maksimal. Untuk itu dilaksanakan beberapa program kerja yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan serta sosial ekonomi Desa Ganggaeng, diantaranya kegiatan mengajar di Lembaga Pendidikan; seminar, sosialisasi, penyuluhan terhadap berbagai sektor potensial desa diantaranya di bidang ekonomi, pertanian, pelayanan kesehatan, pendidikan dan sosial, menyediakan akses sarana prasarana edukasi yaitu dengan membuat pojok baca, berkolaborasi dengan instansi lain dalam  kegiatan sosialisasi dan sertifikasi halal UMKM, pengecekan kesehatan gratis, dan sosialisasi BKKBN dalam pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas (KB). Setelah selesai program KKM, dilakukan evaluasi kebermanfaatan program kerja melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat Desa Ganggaeng dengan responden dipilih menggunakan teknik random sampling. Berdasarkan hasil analisis, sebanyak 78,8% responden menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan 21,4% responden menyatakan bermanfaat. Hampir semua responden memberikan tanggapan yang positif terhadap dan berharap kegiatan ini  dapat dilaksanakan Kembali di Desa Ganggaeng.Kata Kunci: edukasi, pemberdayaan masyarakat, sosial ekonomi
IMPLEMENTASI SOSIALISASI DAN EDUKASI PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA SUKABARES KECAMATAN CIOMAS KABUPATEN SERANG Asyiah, Siti
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v9i1.17338

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Tahun 2021 merupakanKKMTematikyangdilaksanakansecaradaring(online),denganmengangkattema:“KreatifMembangun Daerah Melalui Pemanfaatan Teknologi”. KKM Kelompok 49 dilaksanakan di DesaSukabares,KecamatanCiomas,KabupatenSerang.DalammenjalankanKKM Tematik2021,Kelompok 49 menetapkan program-program dengan mengangkat beberapa sub tema diantaranya:1)Bidang Kesehatan, 2) Bidang Pendidikan, 3) Bidang Pariwisata dan 4) Bidang Kewirausahaan. Padabidang kesehatan, dilaksanakan program sosialisasi dan edukasi pencegahan Covid-19 terhadapmasyarakat Desa Sukabares Kecamatan Ciomas Kabupaten Serang melalui media sosial Instagramdan Youtube. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain: 1) membuatflyer/poster-postersosialisasi dan edukasi mengenai informasi terbaru Covid-19, tatacara penggunaan maskerdouble,cara mencuci tangan yang baik, bahaya droplet dan pentingnya menjaga jarak,panic buying,informasivaksin dan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), cara meningkatkan imunitas tubuh, Cara isolasimandiri dan teknik proning. 2) Melaksanakan webinar melaluiplatform meeting onlineberkolaborasidengan Puskesmas Desa Sukabares Kecamatan Ciomas.Setelah program KKM Kelompok 49 di Desa Sukabares Kecamatan Ciomas selesai, dilakukanevaluasi program kerja KKM melalui teknik penyebaran kuesioneronlinekepada masyarakat DesaSukabares Kecamatan Ciomas. Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kebermanfaatankegiatan KKM Kelompok 49 bagi masyarakat, serta untuk mengetahui sejauh mana pemahamanmasyarakat terhadap bahaya Covid-19. Berdasarkan hasil analisis jawaban responden, sebagian besarresponden (66,7%)menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh KKM Kelompok 49 DesaSukabares Kecamatan Ciomas sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dan setelah mendapatkansosialisasi serta edukasi pencegahan Covid-19 dari KKM Kelompok 49 Desa Sukabares KecamatanCiomas, 100% responden menyatakan pengetahuan masyarakat menjadi bertambah.
Analisis Pemilihan Moda Transportasi Bagi Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Priambodho, Bambang Adhi; Asyiah, Siti; Bethary, Rindu Twidi; Setiawati, Dwi Novi; Takimai, Kristina
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v9i1.16446

Abstract

Sultan Ageng Tirtayasa University (Untirta) has an increasing number of students every year, causing traffic jams. One way to overcome this problem is to know the characteristics of student movements in traveling, especially in choosing the mode of transportation to be used. This study aims to observe the characteristics of transportation users traveling to campus and to analyze a mode selection model.This research was conducted with data from observations, questionnaire results, literature review, and data processing using the SPSS program with the Stated Preference method and the binomial logit model. The attributes used are cost (X1), travel time (X2), service convenience (X3), safety and security (X4). The results of the survey data The characteristics of the respondents in this study were 68% of the respondents were female with the majority of the age range 21-23 years as much as 71%, more respondents traveled to campus in 20-40 minutes by 46%, the mode of transportation most often used to visit campus is a motorcycle, reaching 54%. Travel time is the factor that most influences the choice of mode of transportation. The reason for choosing a mode is that many respondents choose a mode of transportation based on the fare attribute for private transport, namely 72.1% and for public transportation, namely 27.9%. Based on the time attribute, the probability of students choosing private transportation is 71.2% and public transportation is 28.8%. Based on the convenience attribute, the probability of students choosing private transportation is 71.6% and public transportation is 28.4%. Based on safety and security attributes, the probability of students choosing private transportation is 74% and public transportation is 26%.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Atas: Tantangan, Strategi, dan Dampaknya terhadap Pembelajaran Syafriani, Dewi; Ulviah, Nabilah Hidayatun; Auliya, Nayla Milda; Uthaamih, Putri Dhiyaa; Asyiah, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Atas (SMA), dengan fokus pada tantangan, strategi, dan dampaknya terhadap pembelajaran. Kurikulum Merdeka diperkenalkan sebagai inovasi dalam sistem pendidikan Indonesia untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pendekatan yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa. Meskipun memiliki potensi besar dalam pengembangan keterampilan abad ke-21, implementasinya menghadapi berbagai tantangan, termasuk kesiapan guru, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan dukungan dari stakeholder. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi pustaka, yang meliputi analisis literatur terkait kurikulum ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kendala dalam penerapan, Kurikulum Merdeka mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan memfasilitasi pengalaman belajar yang lebih bermakna. Penelitian ini menyarankan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru dan peningkatan sarana prasarana untuk mendukung keberhasilan implementasi kurikulum.
PROGRAM MOBILE LIBRARY UNTUK MENGAJARKAN AL-QUR'AN KEPADA MASYARAKAT PEDESAAN DI NUSA TENGGARA TIMUR Rofik, Arafik Syaif; Asyiah, Siti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.41948

Abstract

Penelitian ini mengkaji program Mobile Library dalam meningkatkan literasi Al-Qur'an di desa-desa terpencil di NTT, dengan fokus pada kondisi literasi, faktor penyebab rendahnya literasi, dampak program, serta mekanisme keberlanjutannya. Penelitian ini penting untuk memahami kondisi literasi yang ada, faktor-faktor penyebab rendahnya literasi, serta dampak program dalam meningkatkan keterampilan membaca dan memahami Al-Qur'an. Selain itu, kajian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi keberlanjutan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh masyarakat pedesaan. Metode pengabdian ini menggunakan metode Service Learning. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan menggunakan analisis tematik untuk menganalisis data kualitatif dari wawancara dan observasi, dengan fokus pada tema-tema yang muncul terkait dengan tantangan literasi serta respons terhadap program mobile library. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi Al-Qur'an di pedesaan masih rendah, dengan tantangan seperti keterbatasan penguasaan tajwid pada orang dewasa, kesulitan membaca pada anak-anak, dan rendahnya motivasi pada remaja. Faktor pendukung rendahnya literasi meliputi keterbatasan infrastruktur dan prioritas ekonomi masyarakat. Program Mobile Library berhasil meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an melalui pendekatan kreatif, seperti permainan dan lagu untuk anak-anak, diskusi tafsir untuk remaja, serta pembelajaran bersama untuk orang dewasa. Keberlanjutan program diperkuat dengan pemberdayaan tokoh masyarakat, seperti imam masjid dan guru ngaji, yang didukung bahan ajar dan pendampingan. Penelitian merekomendasikan pengembangan pelatihan untuk tokoh masyarakat, peningkatan infrastruktur, dan akses bahan ajar.
Perlindungan Konsumen Terhadap Praktik Gesek Tunai Pada Layanan Shopee PayLater asyiah, siti; Sadiani Sadiani; Muhammad Amin
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 8 No. 3 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v8i3.12290

Abstract

Digital financial innovation has enabled the rapid expansion of PayLater services, yet misuse in the form of cash swipe (Gestun) transactions creates significant legal problems due to fictitious purchases, contractual defects, and weak consumer protection. This study aims to analyze the legal protection afforded to consumers involved in Gestun practices on Shopee PayLater by integrating perspectives from positive law, Islamic law, and empirical findings from affected users. Using a juridical-empirical method supported by statute, conceptual, and doctrinal analysis, this research collects primary data from consumers who suffered financial losses and individuals involved in Gestun mechanisms. The findings indicate that Gestun does not meet the legal requirements of a valid contract, violates consumer protection norms under the Consumer Protection Law and the Electronic Information and Transactions Law, and contradicts Islamic principles due to elements of gharar, tadlis, and invalid akad. The study further reveals substantial gaps between normative regulation and actual consumer experiences, exacerbated by limited supervision of digital financing services. This research proposes regulatory reform, stronger enforcement, and enhanced digital legal literacy as essential measures to prevent Gestun practices and strengthen consumer protection within Indonesia’s digital financing ecosystem.   Inovasi keuangan digital telah mendorong perluasan layanan PayLater, namun penyalahgunaan dalam bentuk jasa gesek tunai (Gestun) menimbulkan persoalan hukum karena melibatkan transaksi fiktif, cacat perjanjian, dan lemahnya perlindungan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen dalam praktik Gestun pada Shopee PayLater melalui pendekatan hukum positif, hukum Islam, dan temuan empiris dari pengguna yang mengalami kerugian. Metode yang digunakan adalah yuridis-empiris dengan analisis peraturan perundang-undangan, konsep hukum, doktrin, serta data primer dari konsumen dan pihak terkait dalam mekanisme Gestun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gestun tidak memenuhi syarat sah perjanjian, melanggar ketentuan UU Perlindungan Konsumen dan UU ITE, serta bertentangan dengan prinsip muamalah karena mengandung unsur gharar, tadlis, dan akad yang tidak sah. Temuan empiris juga mengungkap adanya kesenjangan antara norma hukum dan praktik faktual serta minimnya pengawasan terhadap layanan pembiayaan digital. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, peningkatan penegakan hukum, dan literasi hukum digital untuk mencegah praktik Gestun dan memperkuat perlindungan konsumen dalam ekosistem pembiayaan digital di Indonesia.  
PARENTING SEBAGAI MEDIA EDUKASI PENGUATAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK MUSLIMAT NU KHADIJAH 1 KERTOSONO Sulaiman Hasyim, Muhammad; Zainnurrofiq, Muhammad; Fauziah, Malihatul; Azh-Zahro, Fatima; Pramudita, Lauhannia; Putri Herdianti, Eka; Rochmawati, Ida; Asyiah, Siti; Muslichah, Iffayatul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4538-4546

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menguatkan peran orang tua dalam pendidikan karakter anak usia dini melalui program parenting. Kegiatan ini dilaksanakan di TK Muslimat NU Khadijah 1 Kertosono yang bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kertosono dalam rangkaian program MBKM Kementerian Agama Republik Indonesia. Metode pelaksanaan meliputi persiapan awal, pelaksanaan dan evaluasi. Sedangkan proses kegiatan penyuluhan berbasis ceramah interaktif, dan sesi diskusi partisipatif dengan wali murid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai pentingnya keterlibatan dalam pembentukan karakter anak, khususnya dalam aspek religius, tanggung jawab, dan sopan santun. Selain itu, pendekatan parenting yang dikembangkan dalam kegiatan ini juga mampu menciptakan ruang komunikasi yang positif antara guru, orang tua, dan anak. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan pemerintah dalam mendukung pendidikan karakter anak usia dini. Dengan harapan, kegiatan ini dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari implementasi program yang berktelanjutan
Efektivitas Metode Storytelling dalam Pembelajaran Bahasa Arab bagi Siswa Nonpenutur Asli Asyiah, Siti; Achmad Muhlis; Aynul Mardhiyah
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 7 No 2 (2025): Tsaqofiya: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ctsw2b74

Abstract

Arabic language comprehension at the madrasah level presents challenges due to students' limited exposure to the language and the prevalence of traditional learning methods. This study evaluates the effectiveness of the storytelling method in enhancing Arabic language skills at MAN Sumenep. Employing a quantitative approach, the research utilized a one-group pre-test and post-test experimental design. The assessment instruments included tests for listening, speaking, reading, and writing, followed by descriptive and inferential statistical analysis (paired t-test and Pearson correlation). The results indicated significant improvements across all skills, with an average score increase of 17.45 points (28.56%). The t-test produced a significant value (p < 0.001), while the correlation analysis revealed a moderate but statistically insignificant positive relationship (r = 0.439; p = 0.561). In conclusion, the storytelling method effectively promotes enhancements in both receptive and productive Arabic skills, while also fostering students' learning motivation, participation, and critical thinking abilities. These findings suggest that storytelling is an innovative approach to teaching Arabic within the madrasah context. Abstrak Pemahaman bahasa Arab di tingkat madrasah masih menjadi tantangan akibat rendahnya eksposur siswa terhadap bahasa tersebut serta dominasi metode pembelajaran tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode storytelling dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Arab di MAN Sumenep. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pre-test and post-test. Instrumen yang digunakan meliputi tes menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji paired t-test dan korelasi Pearson). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh keterampilan, dengan rata-rata kenaikan skor 17,45 poin (28,56%). Uji t menghasilkan nilai signifikan (p < 0,001), sedangkan uji korelasi menunjukkan hubungan positif sedang namun tidak signifikan (r = 0,439; p = 0,561). Kesimpulannya, metode storytelling secara efektif mendorong peningkatan keterampilan reseptif dan produktif bahasa Arab, serta turut memperkuat motivasi belajar, partisipasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan ini merekomendasikan storytelling sebagai pendekatan inovatif dalam pengajaran bahasa Arab di lingkungan madrasah.
SMART DRIP IRRIGATION BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI KAWASAN AGROPOLITAN DI PROVINSI BANTEN Asyiah, Siti; Asy Syahid, Mush'ab 'Abdu; Purnaditya, Ngakan Putu; Ilham, Muhammad; Jonathan, Aiman; Ginting, Teodore; Zannah, Salsabila Miftahul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35812

Abstract

Abstrak: Pertanian merupakan sektor strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, namun petani di kawasan agropolitan masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan air irigasi. Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, memiliki potensi pertanian yang besar, tetapi 65% jaringan irigasi mengalami kerusakan dan hanya 42% lahan yang memiliki akses irigasi teknis. Sebagian besar irigasi menggunakan sistem pompa, sehingga biaya irigasi mencapai 25–30% dari total biaya produksi. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) BIMA Kemendiktisaintek ini bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan air, produktivitas, serta kapasitas petani melalui implementasi Smart Drip Irrigation berbasis Internet of Things (IoT). Kegiatan dilakukan di Kelompok Tani Rawa Banteng dengan 20 anggota warga petani aktif. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknis instalasi dan pengoperasian, pelatihan pemasaran produk melalui media sosial, serta pemasangan 300 titik polybag cabai menggunakan sistem Smart Drip Irrigation. Berdasarkan hasil wawancara dan penyebaran kuesioner kepada 28 responden, petani mampu mengoperasikan sistem secara mandiri, 57,1% responden menyatakan penggunaan air menjadi lebih efisien dan 42,9% menyatakan sangat efisien. Program ini sejalan dengan agenda Asta Cita Pemerintah Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan, pembangunan desa, dan adaptasi perubahan iklim.Abstract: Agriculture is a strategic sector in supporting national food security; however, farmers in agropolitan areas continue to face challenges in irrigation water management. Gempol Sari Village, located in Sepatan Timur Subdistrict, Tangerang Regency, Banten Province, has significant agricultural potential, yet 65% of its irrigation network is damaged, and only 42% of farmland has access to technical irrigation. Most irrigation systems rely on water pumps, causing irrigation costs to reach 25–30% of total production expenses. This Community Service Program (PKM) under the BIMA Kemendiktisaintek initiative aims to improve water use efficiency, productivity, and farmers’ capacity through the implementation of an Internet of Things (IoT)-based Smart Drip Irrigation system. The program was conducted with the Rawa Banteng Farmers Group, consisting of 20 active farming members. The activities included technical training on installation and operation, marketing training using social media, and the installation of 300 chili polybags equipped with the Smart Drip Irrigation system. Based on the interviews and questionnaire results, the farmers were able to operate the system independently, with 57.1% of respondents reporting that water use became more efficient and 42.9% stating that it became highly efficient. This program aligns with Indonesia’s Asta Cita agenda to strengthen food security, promote rural development, and enhance climate change adaptation.