Juwita Maulani
Departemen Kebidanan, STIKes Darussalam Lhokseumawe, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Merawat Luka Tak Terlihat: Trauma Healing dan Edukasi Kesehatan bagi Anak Korban Bencana di Desa teupin Banja, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara Cut Linar; Wulandari; Rildayani; Devi Aprianti; Muammar; Juwita Maulani
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.265

Abstract

Bencana alam tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis dan kesehatan anak sebagai kelompok rentan. Anak korban bencana berisiko mengalami trauma serta penurunan pemahaman terhadap perilaku hidup sehat apabila tidak mendapatkan intervensi yang tepat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan dukungan psikososial melalui trauma healing dan meningkatkan pengetahuan kesehatan pada anak korban bencana di Desa Teupin Banja, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring dengan sasaran sebanyak 42 anak. Intervensi dilakukan melalui kegiatan bermain terapeutik dan edukasi kesehatan secara interaktif dan ramah anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi anak, ekspresi emosi yang lebih positif, serta pemahaman yang lebih baik mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Kesimpulannya, kegiatan trauma healing dan edukasi kesehatan mampu memberikan dampak positif terhadap pemulihan psikososial awal dan peningkatan pengetahuan kesehatan anak korban bencana.
Hubungan Kualitas Air Bersih dan Sanitasi Dasar dengan Kejadian Diare di Kabupaten Aceh Utara Rildayani Rildayani; Juwita Maulani; Wahyuni Wahyuni; Cut Linar; Muammar Muammar
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i2.311

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang erat kaitannya dengan kualitas air bersih dan sanitasi dasar, terutama di wilayah terdampak banjir. Kondisi lingkungan yang tidak memenuhi syarat meningkatkan risiko penularan penyakit berbasis air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas air bersih dan sanitasi dasar dengan kejadian diare di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 60 rumah tangga yang dipilih secara proportional random sampling. Variabel independen meliputi kualitas air bersih, ketersediaan air bersih, jamban layak, SPAL, dan sarana pembuangan sampah, sedangkan variabel dependen adalah kejadian diare. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53.3% responden mengalami diare. Seluruh variabel memiliki hubungan signifikan dengan kejadian diare (p < 0.05). Kualitas air bersih merupakan faktor paling dominan dengan OR = 37.5, diikuti SPAL (OR = 16), penyediaan air bersih (OR = 14), jamban layak (OR = 11), dan sarana pembuangan sampah (OR = 8). Kesimpulan penelitian bahwa terdapat hubungan signifikan antara kualitas air bersih dan sanitasi dasar dengan kejadian diare. Kualitas air bersih merupakan faktor risiko paling dominan terhadap kejadian diare di Kabupaten Aceh Utara.