Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tindak Tutur Ekspresif dalam Podcast Mom's Corner Episode 59 di Youtube Nikita Willy: Kajian Pragmatik Novriani Novriani; Achmad Wahidy; Dian Nuzulia Armariena
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif dalam podcast Mom’s Corner episode 59 di Youtube yang dipandu oleh Nikita Willy. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data berupa podcast Mom’s Corner episode 59 di Youtube Nikita Willy. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung tindak tutur ekspresif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, simak, dan catat. Analisis data menggunakan teknik padan intralingual dan teknik padan ekstralingual, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 42 data tindak tutur ekspresif, yaitu menyetujui (15), memuji (12), mengucapkan terima kasih (5), mengeluh (3), berharap (4), bersyukur (2), dan menyalahkan (1). Bentuk-bentuk tersebut berfungsi untuk mengungkapkan perasaan dan sikap serta mempererat hubungan interpersonal dalam komunikasi.
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual terhadap Menulis Karangan Naratif Siswa Kelas VII SMP Negeri 35 Palembang Lailatur Rohma; Achmad Wahidy; Yenny Puspita
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audio visual terhadap keterampilan menulis karangan naratif siswa kelas VII SMP Negeri 35 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Posttest Only Control Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 256 siswa, sedangkan sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling, yaitu kelas VII.3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.4 sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa tes menulis karangan naratif yang dinilai berdasarkan beberapa aspek, yaitu alur, tokoh, latar, isi, serta ejaan dan tanda baca. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media audio visual dengan siswa yang tidak menggunakan media tersebut. Hal ini dibuktikan dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar daripada ttabel, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menulis karangan naratif siswa kelas VII SMP Negeri 35 Palembang
Analisis Penerapan Strategi, Model, dan Media Pembelajaran Inovatif dalam Meningkatkan Minat serta Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 2 Palembang Rhefa Rindang Syafira; Suci Wulandari; Citra Aprilia Andini; Julia Putri Sakinah; Prajana’im Prajana’im; Cikmat Irwan Putra; Lidya Citra Puspita; Achmad Wahidy
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.573

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi, model, dan media pembelajaran inovatif dalam mendukung minat serta motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis kegiatan PLP, observasi pembelajaran, dokumentasi foto, wawancara sederhana, dan catatan lapangan. Fokus pengamatan meliputi teks pembelajaran interaktif dan icebreaking, strategi pembelajaran Bahasa Inggris, pembelajaran Matematika materi peluang, pembelajaran Dasar Akuntansi, penggunaan model Problem Based Learning pada materi Persiapan Kelengkapan Pemerintahan Republik Indonesia, serta pemanfaatan mading dan infografis dalam menulis biografi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran inovatif di SMA Negeri 2 Palembang tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga tampak pada cara guru membangun interaksi, mengelola kelas, memilih model pembelajaran, menggunakan media visual, dan sejenisnya materi dengan kehidupan siswa. Kegiatan interaktif, icebreaking, contoh kontekstual, diskusi kelompok, pembelajaran berbasis masalah, mading, dan infografis mendorong siswa untuk memperhatikan, bertanya, menjawab, berdiskusi, serta menyelesaikan tugas. Secara kualitatif, penerapan tersebut mendukung minat dan motivasi belajar karena suasana kelas menjadi lebih aktif, bermakna, dan dekat dengan pengalaman siswa.
Pendekatan Multidisiplin PLP dalam Pengembangan Potensi, Karakter, dan Pemahaman Siswa di SMA Negeri 2 Palembang Arika Nur Azizah; Maria Novi Abni Tumanggor; Zelva Reza; A. Nurian Mu’Affa; Ruspa Dini Anggraini; Wahyu Arga Andhika; Lira Ayu Nisa; Achmad Wahidy
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.579

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran Seni Budaya, Geografi, PJOK, dan layanan konseling dalam mengembangkan potensi, karakter, dan pemahaman siswa di SMA Negeri 2 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis kegiatan Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP). Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi foto, wawancara sederhana, catatan lapangan, dan refleksi mahasiswa PLP. Fokus pembahasan meliputi penggunaan properti tari, pembelajaran seni tari, tata rias wajah sehari-hari, materi kebencanaan, olahraga dalam PJOK, serta konseling individu dengan pendekatan humanistik terhadap siswa berinisial M. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa setiap kegiatan memiliki kontribusi yang saling melengkapi. Seni Budaya membantu kreativitas, ekspresi, keterampilan, dan rasa percaya diri; Geografi membantu pemahaman risiko bencana, mitigasi, dan kesiapsiagaan; PJOK mendorong disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan sportivitas; sedangkan konseling membantu siswa mengenal diri dan menghadapi kesulitan secara lebih positif. Kegiatan PLP menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa calon guru dalam memahami pembelajaran secara nyata di sekolah. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi lintas mata pelajaran dan layanan konseling dapat menjadi model penguatan kurikulum sekolah sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa calon guru.