Kesantunan berbahasa merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa siswa kelas I SD Negeri 41 Mataram belum terbiasa menggunakan ungkapan santun seperti maaf, tolong, terima kasih, dan permisi dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesantunan berbahasa siswa melalui penerapan metode role playing dalam pembelajaran 4 Kata Ajaib. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas I yang terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode role playing mampu meningkatkan kesantunan berbahasa siswa secara signifikan. Rata-rata persentase kesantunan berbahasa meningkat dari 42,14% pada pra siklus menjadi 68,57% pada siklus I dan mencapai 89,64% pada siklus II. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, yaitu penggunaan kata tolong, maaf, terima kasih, dan permisi, penggunaan intonasi santun, serta sikap menghargai lawan bicara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode role playing berbasis pembelajaran 4 Kata Ajaib efektif dalam meningkatkan kesantunan berbahasa sekaligus mendukung pembentukan karakter siswa sekolah dasar.