Tingginya tingkat pengangguran lulusan perguruan tinggi serta adanya kesenjangan antara niat dan tindakan berwirausaha menjadi tantangan dalam pengembangan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Hasil pra-penelitian menunjukkan bahwa 93,5% mahasiswa memiliki keinginan kuat untuk berwirausaha, namun hanya 49,1% yang telah memulai usaha. Kondisi ini menunjukkan bahwa intensi berwirausaha belum sepenuhnya diwujudkan dalam tindakan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kewirausahaan, entrepreneurial mindset, dan entrepreneurial passion terhadap intensi berwirausaha anggota UKM Kewirausahaan Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah anggota UKM Kewirausahaan Universitas Negeri Surabaya yang terdaftar pada tahun 2025 dan telah mengikuti pelatihan kewirausahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan pengumpulan data melalui kuesioner berbasis skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kewirausahaan dan entrepreneurial passion berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha, sedangkan entrepreneurial mindset tidak berpengaruh signifikan terhadap intensi berwirausaha. Secara simultan, pelatihan kewirausahaan, entrepreneurial mindset, dan entrepreneurial passion berpengaruh signifikan terhadap intensi berwirausaha anggota UKM Kewirausahaan Universitas Negeri Surabaya.