Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Pembelajaran Kreatif dan Bermakna melalui Role Play, Project Based Learning, dan Problem Based Learning Riska Dwi Ananda; Desty Dian Safitry; Medina Asri; Andini Hidayati; Lukman Hakim
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.628

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan penerapan Role Play, Project Based Learning (PjBL), dan Problem Based Learning (PBL) dalam membangun pembelajaran kreatif dan bermakna selama kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SMA Negeri 11 Palembang. Artikel menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif karena fokus kajian bukan mengukur hasil belajar secara statistik, melainkan menggambarkan proses pembelajaran berdasarkan observasi kelas, catatan lapangan, praktik mengajar, diskusi dengan guru pamong, dokumentasi foto, dan refleksi pembelajaran. Kegiatan yang dikaji meliputi penerapan Role Play pada materi modal verb kelas XI, PjBL pada praktik tari kreasi kelas XI, PjBL pada materi ansambel musik kelas X, serta PBL pada materi statistika kelas X. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ketiga pendekatan memberi ruang yang lebih luas bagi peserta didik untuk berbicara, berdiskusi, merancang, berlatih, memecahkan masalah, mempresentasikan hasil kerja, dan melakukan refleksi. Role Play mendukung praktik komunikasi dalam konteks nyata; PjBL mendorong peserta didik menghasilkan karya seni melalui kerja kelompok; sedangkan PBL membantu peserta didik menghubungkan statistika dengan data dalam kehidupan sehari-hari. Kendala yang muncul berupa perbedaan keberanian peserta didik, keterbatasan waktu, dinamika kelompok, dan perlunya arahan berulang, tetapi dapat diatasi melalui instruksi jelas, pendampingan bertahap, media pembelajaran, dan penguatan materi.
Sinergi Model Demonstrasi, PBL, dan TGFU untuk Keterampilan Atletik dan Bola Basket Siswa SMA Negeri 11 Palembang Astiati Rahmadini; Adrian Nurmansyah; Nabila Firda Utami; Choirul Iksan; Lukman Hakim
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.641

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan implementasi model pembelajaran demonstrasi, Problem Based Learning (PBL), dan Teaching Games for Understanding (TGfU) dalam meningkatkan keterampilan gerak atletik dan bola basket siswa SMA Negeri 11 Palembang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif karena fokus kajian diarahkan pada gambaran proses pembelajaran, bukan pengukuran statistik. Data diperoleh melalui observasi kegiatan PJOK, dokumentasi foto, catatan lapangan, dan refleksi mahasiswa selama Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Metode demonstrasi digunakan untuk memberi contoh gerak langsung pada materi atletik, terutama koordinasi, ayunan lengan, langkah kaki, posisi badan, dan lari sprint. PBL diterapkan melalui masalah gerak dalam bola basket, seperti kesalahan passing, kurangnya kerja sama, dan pengambilan keputusan saat bermain. TGfU diterapkan melalui permainan sederhana agar siswa memahami taktik, kerja sama, pengambilan keputusan, passing, dan shooting secara kontekstual. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ketiga model tersebut membuat pembelajaran PJOK lebih aktif, terarah, dan dekat dengan pengalaman siswa. Kendala berupa perbedaan kemampuan awal, keterbatasan waktu praktik, dan kebutuhan arahan berulang dapat diatasi melalui instruksi jelas, pendampingan kelompok, praktik bertahap, dan refleksi penutup. Temuan ini berimplikasi pada pergeseran pembelajaran PJOK dari pola berpusat pada guru menuju pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa, reflektif, dan bermakna secara kontekstual.