Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Ketika Waktu menjadi Tantangan: Efektivitas Strategi Self Management untuk Menurunkan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Aktif Organisasi Aufi Hidayatul Azmi; Yuninda Tria Ningsih
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.733

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami mahasiswa, terutama pada mahasiswa yang aktif dalam kegiatan organisasi karena harus menghadapi tuntutan akademik dan nonakademik secara bersamaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh intervensi menggunakan self management pada mahasiswa aktif organisasi di jurusan psikologi Universitas Negeri Padang. Pendekatan dalam penelitian ini adalah quasi-experimental design dengan model non-equivalent control group. Sampel penelitian terdiri dari enam subjek perempuan yang terbagi dalam kelompok eksperimen (n = 3) dan kelompok kontrol (n = 3). Strategi self management dilakukan selama empat minggu atau satu bulan. Data dikumpulkan menggunakan Multidimensional Academic Procrastination Scale (MAPS). Hasil analisis data menunjukkan bahwa hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat efektivitas strategi self management untuk menurunkan prokrastinasi akademik pada mahasiswa aktif organisasi.
Menata Target, Mengurangi Penundaan: Efektivitas Strategi Self-Management untuk Menurunkan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir Septi Fany; Yuninda Tria Ningsih
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.747

Abstract

Prokrastinasi akademik adalah salah satu permasalahan yang kerap dirasakan mahasiswa tingkat akhir dalam rangkaian penyusunan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi self-management untuk menurunkan prokrastinasi akademik pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah enam mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan Multidimensional Academic Procrastination Scale (MAPS-15) dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji Mann–Whitney U terhadap gain score. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ada perbedaan perubahan skor prokrastinasi akademik antara kelompok yang memperoleh strategi self-management dan kelompok yang tidak memperoleh perlakuan. Dengan demikian, strategi self-management efektif untuk membantu menurunkan prokrastinasi akademik pada mahasiswa tingkat akhir. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi self-management dapat menjadi salah satu alternatif intervensi untuk membantu mahasiswa menurunkan perilaku prokrastinasi akademik selama proses penyusunan skripsi.
Self–Management Berbasis Journaling: Upaya Menurunkan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Rantau Verlin Orva Linnisa; Yuninda Tria Ningsih
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.749

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami mahasiswa rantau akibat minimnya pengawasan eksternal dan tingginya paparan distraksi di lingkungan yang baru. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana strategi self-management efektif dalam mengurangi tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa rantau Program Studi Psikologi Kampus V Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain quasi experiment tipe Non-Equivalent Control Group Design. Desain tersebut melibatkan dua kelompok penelitian, yaitu kelompok eksperimen yang memperoleh intervensi berupa strategi self-management serta kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan selama penelitian berlangsung. Sampel penelitian berjumlah enam mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria prokrastinasi akademik sedang hingga tinggi. Data dikumpulkan menggunakan Multidimensional Academic Procrastination Scale (MAPS) versi bahasa indonesia, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji Mann-Whitney dengan membandingkan gain score kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi self-management mampu menurunkan tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa rantau secara efektif. efektivitas tersebut terlihat dari adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah intervensi self-management diberikan. Dengan demikian, pemberian strategi self-management yang mencakup komponen self-monitoring, stimulus control, dan self-reward terbukti mampu membantu mahasiswa rantau dalam mengelola perilaku menunda dan meningkatkan kemandirian akademiknya.