Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) mempengaruhi kemampuan menulis puisi siswa kelas X di SMA Negeri 15 Palembang. Penelitian ini menerapkan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan dua kelas sebagai sampel, yaitu kelas X.I sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 36 siswa dan kelas X.II sebagai kelas kontrol yang juga terdiri dari 36 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan tes menulis puisi, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan beberapa uji, yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis berupa uji-t. Penelitian menunjukkan bahwa data di kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki distribusi normal, dengan nilai signifikansi masing-masing 0,067 dan 0,066 > 0,05. Selain itu, hasil uji homogenitas menunjukkan hasil nilai signifikansi sebesar 0,363 yang berarti data kedua kelas homogen. Rata-rata, kemampuan menulis puisi siswa di kelas eksperimen mencapai 79,31, sedangkan di kelas kontrol sebesar 70,64. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai t-hitung sebesar 3,463 dan nilai Sig (2-tailed) <0,001, yang lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Hâ‚€) ditolak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas X di SMA Negeri 15 Palembang. Menggunakan model PBL dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengembangkan ide, memilih diksi, serta mengekspresikan gagasan secara kreatif ke dalam bentuk puisi.