Muhammad Daud
Program Studi Teknik Elektro, Universitas Malikussaleh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROTOTIPE ALAT MONITORING DAN PENDINGINAN PADA PANEL SURYA DENGAN INTERNET OF THINGS Fakhri Azhari; Muhammad Daud; Habib Muharry Yusdartono; Muchlis Abd Muthalib; Badriana Badriana
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 28, No 2 April (2026): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.28.2.115-123

Abstract

Indonesia memiliki potensi energi surya yang besar karena letaknya di garis khatulistiwa dengan intensitas matahari tinggi sepanjang tahun. Namun, suhu berlebih pada panel surya akibat radiasi matahari dapat menurunkan efisiensi dan mempercepat degradasi sistem photovoltaic. Penelitian ini mengembangkan prototipe sistem pendingin panel surya berbasis internet of things (IoT) untuk menjaga suhu panel tetap optimal. Prototipe dirancang dengan sensor suhu, mikrokontroler, modul peltier, dan kipas, yang terintegrasi dalam sistem pemantauan suhu otomatis dan dapat dikendalikan secara jarak jauh. Pengujian dilakukan selama tujuh hari berturut-turut dengan pengambilan data suhu dan daya keluaran panel, baik saat sistem pendingin aktif maupun tidak aktif. Hasil penelitian menunjukkan penurunan suhu panel hingga 39,5°C dan peningkatan daya hingga 3,35 watt pada kondisi sangat cerah. Sistem ini terbukti efektif dalam menjaga kestabilan suhu dan meningkatkan daya output panel surya secara signifikan. Kesimpulannya, penerapan sistem pendinginan berbasis IoT dapat meningkatkan efisiensi energi dan memperpanjang umur pakai panel surya, serta menjadi solusi aplikatif bagi pemanfaatan energi terbarukan secara optimal di wilayah tropis.
DESAIN DAN REALISASI ALAT PENETAS TELUR BURUNG PUYUH MENGGUNAKAN SENSOR SUHU DHT11 DAN INTERNET OF THINGS BERBASIS KALMAN FILTER Tiara Anggraini; Muhammad Daud; Salahuddin Salahuddin; Raihan Putri; Teuku Multazam
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 28, No 2 April (2026): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.28.2.124-132

Abstract

Burung puyuh (Coturnix japonica) merupakan salah satu unggas dengan nilai ekonomi tinggi yang banyak dibudidayakan untuk diambil telurnya. Penetasan telur burung puyuh secara konvensional kerap mengalami kendala seperti fluktuasi suhu dan kelembaban yang tidak stabil, yang berdampak pada rendahnya tingkat keberhasilan penetasan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat penetas telur burung puyuh berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi sensor DHT11 dan metode Kalman Filter untuk meningkatkan akurasi pengukuran suhu dan kelembaban secara real-time. Alat penetas telur ini dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 untuk mengontrol komponen-komponen seperti motor rotasi telur, kipas DC, serta mengirim data ke aplikasi Blynk untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Sensor DHT11 digunakan untuk mengukur suhu dan kelembaban dan diterapkannya algoritma Kalman Filter untuk menyaring data dan meningkatkan keandalan pengukuran. Pengujian dilakukan pada dua minggu dengan setpoint suhu minggu pertama 370 C dan minggu kedua 390 C dengan jumlah sampel telur burung puyuh 65 butir. Hasil pengujian diperoleh bahwa alat penetas telur ini dapat bekerja dengan baik dan akurat. Kalman Filter berhasil menurunkan rata-rata kesalahan pengukuran suhu dari 4,89% menjadi 0,11% dan kesalahan pengukuran kelembaban dari 0,89% menjadi 0,76%. Kalman Filter terbukti mampu menyesuaikan nilai prediksi berdasarkan pembacaan sebelumnya serta menyaring noise dari data yang tidak wajar. Hasil keseluruhan menunjukkan bahwa sistem penetasan berbasis Kalman Filter dan IoT ini mampu meningkatkan kestabilan kondisi lingkungan penetasan serta meningkatkan efisiensi dan keberhasilan penetasan telur burung puyuh secara signifikan.