Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh komunikasi dan insentif terhadap produktivitas kerja karyawan di PT Telkom Tangerang Selatan, Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 80 responden dari berbagai departemen di perusahaan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dirancang untuk mengevaluasi efektivitas komunikasi serta jenis insentif yang diterima karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan metode kuantitatif, seperti regresi linier sederhana dan berganda, untuk mengukur hubungan antara variabel independen (komunikasi dan insentif) dan variabel dependen (produktivitas kerja). Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai T tabel terhadap nilai F tabel yaitu 5,063 > 1,991. Serta diperkuat dengan nilai signifikansi variabel komunikasi (X1) sebesar 0,000 < 0,05. Nilai R1 koefisien korelasi memiliki nilai sebesar 0,633 yang menunjukkan bahwa komunikasi (X1) mempunyai hubungan “Kuat” terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) karena berada pada rentang interval 0,60-0,799. nilai T tabel sebesar 2,652 1,991. Diperkuat dengan nilai signifikansi variabel insentif (X2) sebesar 0,010 < 0,05 maka nilai R koefisien korelasi memiliki nilai sebesar 0,518 hal ini menunjukkan bahwa variabel insentif (X2) memiliki tingkat hubungan “sedang” terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y) karena berada pada rentang interval 0,40-0,599. Komunikasi dan insentif secara simultan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan dengan hasil uji f diperoleh f hitung 31,622 > f tabel 3,115 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien korelasi diperoleh 0,672 yang berarti bahwa komunikasi (X1) dan insentif (X2) secara bersama-sama berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) sebesar 45,1% dan sisanya sebesar 54,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.