Puji Ika Rahayu
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nur Ahadiyah, Kotawaringin Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perspektif Guru PAUD tentang Stimulasi Kompetensi Sosial-Emosional Anak: Studi Fenomenologi di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah Vera Novita Sari; Puji Ika Rahayu; Lisya Muhammad Nur
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.1121

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara mendalam perspektif guru PAUD terhadap stimulasi kompetensi sosial-emosional anak usia dini di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah-sebuah wilayah peri-urban dengan beberapa keterbatasan infrastruktur pendidikan dan akses pelatihan profesional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap enam guru PAUD yang dipilih secara purposive. Analisis tematik menghasilkan tiga tema utama beserta subtema: (1) konstruksi makna sosial-emosional oleh guru yang mencakup subtema pemahaman konseptual berbasis pengalaman lapangan dan kesadaran pentingnya regulasi emosi; (2) strategi stimulasi adaptif yang meliputi subtema pendekatan berbasis permainan tradisional lokal dan strategi pengelolaan konflik kontekstual; serta (3) ekosistem hambatan berlapis yang mencakup subtema keterbatasan kompetensi profesional guru, rendahnya regulasi emosi anak, dan kesenjangan sinergi sekolah-keluarga. Temuan utama penelitian ini mengungkap adanya tipologi unik "guru adaptif-kreatif" di wilayah peri-urban: guru mengembangkan pendekatan stimulasi sosial-emosional secara mandiri berbasis kearifan lokal dan permainan tradisional (bakiak, gobak sodor) untuk mengompensasi minimnya kurikulum terstruktur dan pelatihan formal. Tipologi ini belum ditemukan dalam literatur PAUD sebelumnya yang mayoritas berfokus pada daerah perkotaan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model stimulasi sosial-emosional berbasis kearifan lokal yang dapat dijadikan kerangka kebijakan pendidikan PAUD di daerah peri-urban di Indonesia.