Yeni Avidhatul Husna
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maharani Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Kadar Hemoglobin Dan Jumlah Trombosit Pada Perokok Aktif Dewasa Di Café Sudimoro, Malang Arimbi Kusumaningrum; Yeni Avidhatul Husna
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2026): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Medical Laboratory Technology Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v15i1.5405

Abstract

Merokok merupakan kebiasaan yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan, khususnya pada sistem peredaran darah. Kandungan nikotin dan karbon monoksida dalam asap rokok diketahui dapat memengaruhi kadar hemoglobin dan jumlah trombosit dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin dan jumlah trombosit pada perokok aktif dewasa di Café Sudimoro, Malang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 20 perokok aktif dewasa berusia 20–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan kadar hemoglobin dan jumlah trombosit dilakukan menggunakan hematology analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin normal sebanyak 15 responden (75%), sedangkan 5 responden (25%) memiliki kadar hemoglobin tinggi. Jumlah trombosit normal ditemukan pada 15 responden (75%), sedangkan trombositosis ditemukan pada 5 responden (25%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar perokok aktif dewasa memiliki kadar hemoglobin dan jumlah trombosit dalam batas normal, namun sebagian responden menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin dan jumlah trombosit.
Perbandingan Hasil Pemeriksaan Demam Tifoid Menggunakan Uji Widal pada Pasien Anak dan Dewasa di Puskesmas Polowijen Liliosa Londong; Yeni Avidhatul Husna; Erni Yohani Mahtuti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.8930

Abstract

Typhoid fever is an infectious disease caused by Salmonella typhi bacteria and generally affects the digestive tract. This bacterium is commonly found in areas with poor sanitation, and diagnosis requires a combination of clinical and laboratory examinations. Typhoid fever is caused by Salmonella typhi, primarily attacking the digestive system and typically presenting with a fever lasting more than one week. This study applied a quantitative descriptive approach with a total sampling technique based on all medical record data of typhoid fever patients treated at Polowijen Public Health Center in 2024, totaling 150 respondents. The results showed that most patients were children and adolescents, with the highest prevalence in the 3–19 age group, consisting of 45 children (30%) and 53 adolescents–adults (35.33%). The disease tended to affect females more than males, partly due to women's frequent involvement in preparing and handling food and beverages. Patients commonly presented with positive Widal titers and clinical symptoms such as fever, headache, nausea, and vomiting. Data analysis utilized SPSS and cross-tabulation covering sex, age, duration of fever, and Widal titers. The findings indicated an association between age, clinical symptoms, and laboratory results with typhoid fever incidence. There was a correlation between high Widal titers and prolonged fever duration. Patients with titers ≥1/320 generally experienced fever lasting more than 6 days, particularly among adolescents–adults, whereas children tended to have lower titers (1/80–1/160) and a shorter duration of fever, although some cases with higher titers lasted up to 8 days.