Lia Tuljanah
Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM INTERNALISASI KURIKULUM BERBASIS CINTA SEBAGAI HUMANISASI PENDIDIKAN Muhammad Muhaimin; Lia Tuljanah; Supiyah Supiyah; Muhamad Imam Ghozali; Nurlaila Ana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58897

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan pendidikan yang masih berorientasi pada aspek kognitif sehingga nilai kemanusiaan, empati, dan spiritualitas peserta didik kurang berkembang secara optimal. Penelitian bertujuan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam dalam internalisasi Kurikulum Berbasis Cinta sebagai strategi humanisasi pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan melalui pengkajian jurnal, buku, dan hasil penelitian relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi Kurikulum Berbasis Cinta dilakukan melalui pembelajaran dialogis, keteladanan guru, budaya sekolah humanis, serta pendekatan emosional-spiritual yang menanamkan nilai kasih sayang, empati, toleransi, dan kepedulian sosial. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat paradigma pendidikan Islam yang humanis, religius, holistik, dan transformatif dengan guru sebagai aktor utama pembentukan karakter peserta didik.
KONSEP ETIKA PROFESIONAL GURU DALAM BERMEDIA SOSIAL PADA KITAB TADZKIRAH AL-SAMI’ WA AL-MUTAKALLIM KARYA IBN JAMA’AH Zacky Al-Ghofir El-Muhtadi Rizal; Fina Khilyatu Zahwa; Lia Tuljanah; Abdul Adhim
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.60140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep etika profesional guru dalam bermedia sosial berdasarkan pemikiran Badruddin Ibn Jama’ah dalam kitab Tadzkirah al-Sāmi’ wa al-Mutakallim serta menjelaskan relevansinya terhadap praktik profesional guru di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa kitab Tadzkirah al-Sāmi’ wa al-Mutakallim karya Ibn Jama’ah, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari berbagai buku, artikel, dan jurnal ilmiah yang relevan. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dengan menelaah berbagai sumber pustaka yang berkaitan dengan fokus kajian. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis), yaitu dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan konsep-konsep etika guru yang terdapat dalam kitab tersebut, kemudian mengaitkannya dengan fenomena penggunaan media sosial oleh guru pada era digital untuk menemukan relevansi nilai-nilai etika tersebut terhadap profesionalisme guru kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika profesional guru menurut Ibn Jama’ah mencakup menjaga akhlak dan kehormatan diri, menjaga lisan dan komunikasi, menjadi teladan, bersikap ikhlas dan bertanggung jawab, menyayangi peserta didik, berlaku adil, serta mengembangkan keilmuan secara berkelanjutan. Nilai-nilai tersebut relevan dengan kebutuhan etika guru dalam bermedia sosial, khususnya dalam membangun komunikasi digital yang santun, melakukan verifikasi informasi, menjaga privasi peserta didik, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan dakwah yang konstruktif. Dengan demikian, pemikiran Ibn Jama’ah dapat menjadi landasan etis bagi penguatan profesionalisme guru dalam menghadapi tantangan ruang digital.