Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sustainable Tourism Strategy for the City of Kupang's Lasiana Coastal Area Rulina Yismaya Titu E; Santy Paulla Dewi
TATALOKA Vol 22, No 2 (2020): Volume 22 No. 2, May 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.22.2.299-307

Abstract

The integrated and sustainable coastal tourism development activities can contribute to an area both in increasing the income of the government and the local community. The Lasiana coastal area of Kupang City has both natural and cultural potential, location, but it has not been implemented optimally. This study aims to determine the development strategy of the Lasiana coastal area based on the opinion of tourists and local communities in supporting development. This research is quantitative descriptive. The approach in this study is a quantitative approach to describe respondents' responses to attractions based on the questionnaire given. The results showed that the perception of local people and tourists is very influential in determining the area development strategy. The strategies used include the provision of facilities and infrastructure, the provision of a master plan for regional tourism development, traffic management arrangements, human resource development, the development of attractions as well as for cooperation among parties in terms of promotion and maintaining the sustainability of tourism and the environment.
Analisis Potensi Pariwisata di Kelurahan Tongkaina Kota Manado Elisa Ayu Setyawati; Rulina Yismaya Titu Eki; Timothy Balirante
Jurnal Wilayah dan Kota Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jwk.v12i01.19954

Abstract

Kelurahan Tongkaina merupakan wilayah pesisir di Kota Manado yang menjadi pintu gerbang menuju Taman Nasional Bunaken. Berdasarkan lokasi inilah yang menjadikan Tongkaina menjadi daya tarik tersendiri baik secara alam maupun budaya. Daya tarik yang dimiliki ini menjadi modal utama dalam mengembangkan potensi pariwisata di Tongkaina, hingga disebut sebagai desa/kampoeng wisata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pariwisata berdasarkan kondisi eksisting dan merumuskan strategi pengembangan pariwisata di Kelurahan Tongkaina. endekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, serta didukung pemetaan spasial. Analisis dilakukan menggunakan konsep 4A (attraction, accessibility, amenities, dan ancillary) serta analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelurahan Tongkaina memiliki potensi atraksi wisata yang kuat, terutama pada wisata alam pesisir, mangrove, dan kekayaan budaya lokal. Namun, aspek aksesibilitas masih terbatas, baik dari segi infrastruktur maupun kemudahan transportasi. Selain itu, ketersediaan amenitas seperti fasilitas pendukung wisata masih belum memadai, dan kelembagaan pengelolaan pariwisata belum berjalan optimal. Berdasarkan analisis SWOT, diperoleh bahwa kekuatan utama terletak pada potensi sumber daya alam dan dukungan kebijakan pemerintah, sementara kelemahan mencakup keterbatasan sarana prasarana dan pengelolaan. Dengan demikian, diperlukan strategi pengembangan yang terintegrasi, meliputi peningkatan aksesibilitas, pengembangan fasilitas wisata, penguatan kelembagaan, serta pemberdayaan masyarakat lokal. Upaya ini diharapkan dapat mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan dan meningkatkan daya saing Kelurahan Tongkaina sebagai destinasi wisata berbasis potensi lokal.