Khofifah Khofifah
Universitas Yudharta Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan nilai gotong royong melalui pendampingan tradisi sedekah bumi sebagai media pemberdayaan masyarakat desa Hasan Bashori; Faisal Muzaqqi; Istiqna Salsabila; Kurniawan Dani Nurdiansyah; Laroibha Taza Lavita; M. Afifuddin; Irsa Diana Manzil; Khofifah Khofifah; Mohammad Effendi
CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2026): CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat - Juli
Publisher : SCM PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65881/creative.v1i3.146

Abstract

Tujuan: untuk memperkuat nilai gotong royong masyarakat melalui pendampingan tradisi sedekah bumi sebagai media pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal guna meningkatkan partisipasi, pemahaman, dan pelestarian budaya di dusun Wonosunyo desa Wonosunyo. Metode: menggunakan pendekatan participatory rural appraisal yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, kelompok pemuda, kelompok perempuan, dan masyarakat. Tahapan meliputi observasi, wawancara, focus group discussion, sosialisasi, pendampingan pelaksanaan tradisi sedekah bumi, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan wawancara. Hasil: program meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai nilai gotong royong dari 68,40% menjadi 87,65%, pemahaman filosofi sedekah bumi dari 65,20% menjadi 89,40%, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kerja bakti, kepanitiaan, dan komitmen melestarikan tradisi. Keterlibatan generasi muda juga meningkat selama proses pendampingan. Kesimpulan: pendampingan partisipatif berhasil mencapai tujuan pengabdian dengan menjadikan tradisi sedekah bumi sebagai media penguatan gotong royong dan pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal. Kontribusi: program menghasilkan model pendampingan berbasis budaya lokal yang dapat direplikasi sebagai strategi penguatan modal sosial, peningkatan partisipasi masyarakat, dan pelestarian tradisi dalam pembangunan desa berkelanjutan.