Latar Belakang: Kualitas pelayanan kesehatan merupakan faktor utama yang memengaruhi kepuasan pasien, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) menuntut peningkatan mutu pelayanan pada setiap klaster, termasuk Klaster 3 Dewasa di Puskesmas. Tujuan: Menganalisis hubungan dimensi kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien JKN serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan memengaruhi kepuasan pasien di Klaster 3 Dewasa UPTD Puskesmas Kemalaraja. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 97 pasien JKN yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik berganda metode Backward Likelihood Ratio. Hasil: Seluruh dimensi kualitas pelayanan, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien (p<0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa responsiveness merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi kepuasan pasien (p<0,001; Exp(B)=0,054; 95%CI=0,017–0,175). Sebagian besar responden (65,98%) menyatakan puas terhadap pelayanan yang diterima. Saran: Puskesmas perlu memprioritaskan peningkatan daya tanggap tenaga kesehatan melalui pelayanan yang cepat, komunikasi yang efektif, dan respons yang tepat terhadap kebutuhan pasien, disertai peningkatan mutu pada seluruh dimensi kualitas pelayanan.Kata Kunci: Kualitas pelayanan, Kepuasan pasien, Jaminan Kesehatan Nasional, Klaster 3 Dewasa, responsiveness