Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KLASTER 3 DEWASA TERHADAP KEPUASAN PASIEN JKN DI PUSKESMAS KEMALARAJA Marizka Putri Aftria; Arie Wahyudi; Muhammad Prima Cakra Randana
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1659

Abstract

Latar Belakang: Kualitas pelayanan kesehatan merupakan faktor utama yang memengaruhi kepuasan pasien, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) menuntut peningkatan mutu pelayanan pada setiap klaster, termasuk Klaster 3 Dewasa di Puskesmas. Tujuan: Menganalisis hubungan dimensi kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien JKN serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan memengaruhi kepuasan pasien di Klaster 3 Dewasa UPTD Puskesmas Kemalaraja. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 97 pasien JKN yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik berganda metode Backward Likelihood Ratio. Hasil: Seluruh dimensi kualitas pelayanan, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien (p<0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa responsiveness merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi kepuasan pasien (p<0,001; Exp(B)=0,054; 95%CI=0,017–0,175). Sebagian besar responden (65,98%) menyatakan puas terhadap pelayanan yang diterima. Saran: Puskesmas perlu memprioritaskan peningkatan daya tanggap tenaga kesehatan melalui pelayanan yang cepat, komunikasi yang efektif, dan respons yang tepat terhadap kebutuhan pasien, disertai peningkatan mutu pada seluruh dimensi kualitas pelayanan.Kata Kunci: Kualitas pelayanan, Kepuasan pasien, Jaminan Kesehatan Nasional, Klaster 3 Dewasa, responsiveness
DETERMINAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PRIMER PADA PESERTA JKN DI PUSKESMAS Maya Alvionita; Gema Asiani; Muhammad Prima Cakra Randana; Dian Eka Anggreny
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1753

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan primer adalah layanan kesehatan dasar yang dekat dengan masyarakat secara komprehensif, dilakukan salah satunya oleh Puskesmas dalam sistem JKN. Pemanfaatan pelayanan kesehatan dipengaruhi berbagai faktor dan dinilai melalui indikator angka kontak pada peserta JKN. Target angka kontak yang ditetapkan oleh BPJS adalah 150 per 1.000 peserta. Di Puskesmas Makarti Mulya hanya 81 per 1.000 peserta. Tujuan: Menganilisis pemanfaatan pelayanan kesehatan primer pada peserta JKN di Puskesmas Makarti Mulya tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 390 responden yang diambil melalui teknik accidental sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil: Analisis univariat mayoritas responden berusia ≤36, perempuan, sikap petugas baik, pemahaman tinggi terhadap regulasi JKN, dan persepsi sakit tinggi. Variabel yang berhubungan adalah usia (p=0.000, OR 95% CI 4,8), jenis kelamin (p=0.022, OR 95% CI 1,7), sikap petugas (p=0.000, OR 95% CI 22,9),  pemahaman regulasi JKN (p=0.000, OR 95% CI 13,7), dan persepsi sakit (p=0.000, OR 95% CI 12,8). Saran: Faktor pemanfaatan JKN di Wilayah Kerja Puskesmas Makarti Mulya berhubungan dengan berbagai faktor sehingga diperlukan pendekatan multidimensi Kata Kunci: Jenis Kelamin, Usia, Sikap Petugas, Pemahaman Regulasi JKN, Persepsi Sakit, Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan, Puskesmas.
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Soni Farid Apriansyah; Arie Wahyudi; Muhammad Prima Cakra Randana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1773

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien di ruang rawat inap masih menjadi perhatian karena masih terdapat keluhan mengenai kecepatan pelayanan, ketanggapan tenaga kesehatan, komunikasi, dan kenyamanan selama perawatan. Kondisi ini menunjukkan kualitas pelayanan belum sepenuhnya memenuhi harapan pasien sehingga perlu dianalisis faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien.Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional di ruang rawat inap RSUD Talang Ubi pada Maret–April 2026. Populasi penelitian seluruh pasien rawat inap dengan sampel 108 responden, kriteria inklusi usia ≥18 tahun, dirawat minimal 2×24 jam, mampu berkomunikasi, bersedia menjadi responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square, serta multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil: Variabel responsiveness berhubungan dengan kepuasan pasien, sedangkan variabel umur, jenis kelamin, pendidikan, tangibility, reliability, assurance, dan empathy tidak berhubungan dengan kepuasan pasien. Analisis multivariat menunjukkan bahwa responsiveness merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kepuasan pasien (OR = 2,559; p = 0,03). Saran: Rumah sakit diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan melalui peningkatan kompetensi, komunikasi, profesionalisme, dan ketanggapan tenaga kesehatan agar kepuasan pasien di ruang rawat inap semakin meningkat.Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit
DETERMINAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK BERDASARKAN DIMENSI SERVQUAL DI KLINIK GANGGAS WARAS Bayu Hendro Wibowo; Gema Asiani; Muhammad Prima Cakra Randana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1775

Abstract

Latar Belakang: Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Klinik Ganggas Waras merupakan tuntutan regulasi sekaligus strategi peningkatan mutu layanan. Evaluasi kepuasan pasien penting dilakukan untuk menilai efektivitas digitalisasi pelayanan kesehatan tersebut. Tujuan: Menganalisis kepuasan pasien terhadap penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME). Metode: Penelitian pendekatan kuantitatif desain cross-sectional. Sampel 306 pasien, teknik accidental sampling. Variabel dependen tingkat kepuasan pasien, variabel independen dimensi SERVQUAL (Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy). Penelitian di Klinik Ganggas Waras. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan sekala Linkert. Hasil: Rata-rata usia 43,6 tahun, dominan Laki-laki (59.5%), pendidikan terakhir Tidak Sekolah (38.9%), pekerjaan Petani (58.8%). Hubungan antara kepuasan dengan Tangibles (p=0,000), Reliability (p=0,000), Responsiveness (p=0,000), Assurance (p=0,000), Empathy (p=0,000). Hasil analisis regresi logistik nilai , nilai probabilitas sebesar 89%. Faktor yang paling dominan daya tanggap (Responsiveness) nilai koefisien tertinggi (1,443), odds ratio (OR) sebesar 4,233 dan 95% CI (2.417-7.412). Nilai Nagelkerke R Square  0,382.  Saran: Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji variabel yang lebih luas dalam menilai tingkat kepuasan pasien terhadap penggunaan rekam medis elektronik (RME). Kata Kunci: Tingkat Kepuasan, dimensi SERVQUAL (Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy), Rekam Medis Elektronik (RME).
ANALISIS KINERJA PETUGAS KESEHATAN DALAM PENEMUAN KASUS TUBERKULOSIS DI KABUPATEN Maria Fransisca; Arie Wahyudi; Muhammad Prima Cakra Randana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1766

Abstract

Latar Belakang: Rendahnya penemuan kasus tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan dalam pengendalian TBC, termasuk di Kabupaten Musi Banyuasin. Kinerja petugas kesehatan berperan penting dalam penemuan kasus, namun faktor yang berhubungan dengan kinerja tersebut belum dikaji secara komprehensif. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja petugas kesehatan dalam penemuan kasus TBC di Kabupaten Musi Banyuasin. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional melibatkan 155 petugas kesehatan program TBC menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan data sekunder program TBC. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik biner. Hasil: Sebanyak 120 (77,4%) petugas memiliki kinerja kurang baik dan 35 (22,6%) memiliki kinerja baik. Analisis multivariat menunjukkan reward (Exp(B)=33,767; p<0,001), ketersediaan laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) (Exp(B)=11,516; p<0,001), keaktifan promosi kesehatan (Exp(B)=4,451; p=0,005), dan ketersediaan media promosi (Exp(B)=3,954; p=0,008) berhubungan dengan kinerja petugas. Reward merupakan faktor paling dominan. Saran: Dinas Kesehatan perlu memperkuat sistem reward yang berkelanjutan, meningkatkan akses terhadap fasilitas TCM, serta memperkuat kegiatan dan media promosi kesehatan untuk meningkatkan kinerja petugas dalam penemuan kasus TBC. Kata Kunci: Kinerja; Penemuan Kasus; Petugas Kesehatan; Tuberkulosis