I Putu Suardipa
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi Powtoon Pada Materi Bilangan Cacah Sampai 100.000 Untuk Kelas V Sekolah Dasar I Gusti Made Parma Gunawan; I Putu Suardipa; Gusti Ngurah Arya Yudaparamita
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video animasi Powtoon yang valid dan praktis pada materi bilangan cacah sampai 100.000 untuk peserta didik kelas V sekolah dasar. Pengembangan ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemanfaatan sarana digital sekolah serta rendahnya motivasi dan pemahaman matematis siswa akibat penggunaan metode konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan model ADDIE yang terdiri dari tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket, yang kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji validitas oleh para ahli menunjukkan nilai yang sangat baik, dengan skor validitas materi sebesar 0,92 (Sangat Tinggi), validitas media sebesar 0,96 (Sangat Tinggi), dan validitas bahasa sebesar 0,70 (Tinggi). Sementara itu, hasil uji kepraktisan produk memperoleh persentase skor masing-masing sebesar 96% dari penilaian 2 orang guru dan 96% dari respons 39 peserta didik di SD Negeri 4 Tukadsumaga, sehingga media ini dikategorikan "Sangat Praktis". Implikasi dari penelitian ini adalah tersedianya media pembelajaran audio-visual interaktif yang layak dan efektif dalam memfasilitasi digitalisasi pembelajaran. Media Powtoon ini terbukti mampu memanajemen waktu belajar dengan lebih efisien, membangkitkan fokus dan motivasi belajar, serta mempermudah pemahaman siswa terhadap konsep nilai tempat matematika yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pengembangan E-LKPD Bermuatan Kearifan Lokal Pada Materi Bangun Ruang Mata Pelajaran Matematika Kelas V SD Negeri 1 Baktiseraga Gede Demmy Adi Suputra; I Putu Suardipa; I Komang Wahyu Wiguna
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.908

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama terkait kurangnya pemanfaatan bahan ajar digital yang interaktif serta belum terintegrasinya kearifan lokal secara optimal dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD bermuatan kearifan lokal pada materi bangun ruang untuk peserta didik kelas V SD Negeri 1 Baktiseraga serta menguji tingkat validitas dan kepraktisannya. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. E-LKPD dikembangkan melalui pemanfaatan platform Liveworksheet yang didukung oleh Canva, Heyzine, Quizizz, Google Form, dan YouTube. Uji validitas dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, sedangkan uji kepraktisan dilakukan melalui pemberian angket respons kepada guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan skor 0,90 dari ahli materi, 0,90 dari ahli media, dan 0,91 dari ahli bahasa. Selain itu, hasil uji kepraktisan memperoleh persentase 95,4% dari guru dan 98,4% dari peserta didik yang berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan temuan tersebut, E-LKPD bermuatan kearifan lokal dinyatakan layak dan praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar digital dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pengaruh Model Bralancing Berbantuan Media Audio Visual terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Kadek Winda Yunita; Komang Wahyu Wiguna; I Putu Suardipa
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.970

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, analitis, dan kreatif peserta didik di sekolah dasar. Namun, tingkat literasi matematika siswa di Indonesia masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Bralancing berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment yang dilaksanakan pada siswa kelas IV SD Gugus IV Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji Normalized Gain (N-Gain), uji prasyarat, dan uji Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan hasil belajar setelah pembelajaran, namun peningkatan pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji Independent Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Bralancing berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar matematika siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa model Bralancing berbantuan media audio visual lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Implikasi penelitian ini adalah bahwa model Bralancing berbantuan media audio visual dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif bagi guru sekolah dasar untuk menciptakan pembelajaran matematika yang lebih aktif, bermakna, dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan hasil belajar siswa.