Matematika merupakan mata pelajaran yang berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, analitis, dan kreatif peserta didik di sekolah dasar. Namun, tingkat literasi matematika siswa di Indonesia masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Bralancing berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment yang dilaksanakan pada siswa kelas IV SD Gugus IV Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji Normalized Gain (N-Gain), uji prasyarat, dan uji Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan hasil belajar setelah pembelajaran, namun peningkatan pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji Independent Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Bralancing berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar matematika siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa model Bralancing berbantuan media audio visual lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Implikasi penelitian ini adalah bahwa model Bralancing berbantuan media audio visual dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif bagi guru sekolah dasar untuk menciptakan pembelajaran matematika yang lebih aktif, bermakna, dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan hasil belajar siswa.