Putu Edi Eristyawan
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media PowerPoint Interaktif Materi Perubahan Wujud Benda untuk Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Putu Edi Eristyawan; Made Adi Nugraha Tristaningrat; Komang Surya Adnyana
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.912

Abstract

Studi ini merupakan penelitian pengembangan model ADDIE untuk menciptakan media PowerPoint interaktif materi perubahan wujud benda bagi siswa kelas V sekolah dasar di Gugus 2 Kecamatan Gerokgak. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya literasi sains peserta didik Indonesia serta temuan observasi bahwa pembelajaran materi tersebut masih didominasi metode ceramah dan buku teks cetak, sehingga cenderung pasif dan kurang kontekstual. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara, dan angket, lalu dianalisis menggunakan indeks validasi Aiken's V dan tabel PAP skala empat untuk mengukur kepraktisan; penelitian difokuskan hingga tahap implementasi tanpa evaluasi akhir secara komprehensif. Media yang dikembangkan mengintegrasikan visualisasi objek nyata, teks penjelas, animasi, video YouTube, dan kuis Wordwall. Koefisien validitas Aiken's V berkategori sangat tinggi, yaitu 0,92 (materi), 0,91 (media), dan 0,90 (bahasa), sedangkan uji kepraktisan memperoleh rata-rata 94% dari guru dan 92% dari peserta didik, keduanya sangat praktis dan layak diimplementasikan tanpa revisi. Temuan ini menunjukkan media telah memenuhi kriteria valid dan praktis sehingga secara teoretis berpotensi mendukung pemahaman konsep sains abstrak serta partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Namun, penelitian ini belum menguji efektivitasnya terhadap hasil belajar siswa, sehingga manfaat praktisnya masih perlu dibuktikan melalui penelitian lanjutan yang mengukur dampak empiris di kelas.